KETIK, MALANG – Mobilitas arus balik Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Malang Raya terpantau masih tinggi. Hingga saat ini, sejumlah stasiun masih dipadati ribuan penumpang, baik yang tiba maupun yang akan berangkat menuju kota tujuan.
Berdasarkan data sementara dari PT KAI Daop 8 Surabaya hingga Rabu, 25 Maret 2026 sore, tercatat sebanyak 9.274 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Malang Raya. Rinciannya, sebanyak 3.638 penumpang berangkat dan 5.636 penumpang datang. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga malam nanti.
Sebagai informasi selama periode masa Angkutan Lebaran mulai tanggal 11 hingga 25 Maret, berbagai stasiun di wilayah Malang Raya telah melayani total 125.663 penumpang.
Stasiun Malang menjadi stasiun dengan volume tertinggi karena melayani 105.871 penumpang, disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 9.242 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 6.963 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung dengan total 3.587 penumpang.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa meski puncak arus balik secara teknis telah terlewati, realita di lapangan menunjukkan mobilitas masyarakat masih sangat signifikan.
"Arus balik di wilayah Malang Raya masih berlangsung dengan volume penumpang yang tinggi. Kami terus mengoptimalkan pelayanan untuk memastikan seluruh pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu," jelasnya, Rabu, 25 Maret 2026.
Mahendro mengungkapkan bahwa puncak arus balik Lebaran tahun ini jatuh pada Selasa, 24 Maret kemarin, dengan total 10.135 orang (5.833 datang dan 4.302 berangkat). Sementara itu, puncak arus mudik telah terjadi lebih awal pada 14 Maret lalu dengan total 9.654 penumpang.
"Secara keseluruhan selama masa Angkutan Lebaran 2026 untuk wilayah Malang Raya, kami proyeksikan akan melayani hingga 169.760 penumpang. Terdiri dari 85.380 penumpang berangkat dan 84.380 penumpang datang," terangnya.
Guna mendukung mobilitas warga, KAI bersama pemerintah menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket kereta Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14 hingga 29 Maret 2026.
"Untuk wilayah Malang Raya, tersedia 46.848 tiket diskon dengan realisasi penjualan mencapai 39.687 tiket atau sekitar 85 persen. Sehingga, masih terdapat sekitar 7 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengimbau kepada calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memperhatikan waktu keberangkatan.
"Kami mengimbau penumpang agar datang lebih awal ke stasiun, tidak terlalu mendekati waktu keberangkatan, serta selalu menjaga barang bawaan selama perjalanan. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar," pungkasnya.(*)
