Siap-siap! Arus Balik di Stasiun Malang Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi Besok 24 Maret

23 Maret 2026 17:22 23 Mar 2026 17:22

Thumbnail Siap-siap! Arus Balik di Stasiun Malang Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi Besok 24 Maret

Suasana arus balik Lebaran 2026 di Stasiun Malang pada Senin, 23 Maret 2026. (Foto: Kukuh/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat dan terus mengalami peningkatan di sejumlah stasiun di wilayah Malang Raya. Dari data sementara pada Senin, 23 Maret 2026 hingga pukul 10.00 WIB, jumlah penumpang mencapai 8.612 orang terdiri dari 3.665 penumpang berangkat dan 4.947 penumpang datang. 

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan, peningkatan ini menjadi indikasi awal pergerakan arus balik masyarakat usai merayakan Idulfitri di kampung halaman. 

Sebagai informasi selama periode masa Angkutan Lebaran mulai tanggal 11 hingga 23 Maret ini, sejumlah stasiun di wilayah Malang Raya telah melayani total 105.303 orang. Dengan rincian, 58.845 penumpang berangkat dan 46.458 penumpang datang.

"Dari jumlah tersebut, Stasiun Malang mencatatkan volume tertinggi dengan 88.899 penumpang, diikuti Stasiun Kepanjen sebanyak 7.634 penumpang. Kemudian, disusul Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 5.766 penumpang serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total melayani 3.004 penumpang," jelasnya kepada Ketik.com, Senin, 23 Maret 2026. 

Dirinya mengungkapkan, bahwa puncak arus mudik di wilayah Malang Raya telah terjadi pada 14 Maret 2026 lalu dengan total 9.654 penumpang. Sedangkan untuk puncak arus balik, diprediksi akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 yang diperkirakan akan ada sebanyak 4.943 penumpang datang dan 3.492 penumpang berangkat. 

"Kami melihat, tren arus balik di wilayah Malang Raya mulai meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026 mendatang. Kami telah melakukan berbagai kesiapan untuk memastikan seluruh penumpang tetap terlayani dengan optimal, baik dari sisi operasional perjalanan maupun pelayanan di stasiun," jelasnya.

Di sisi lain, untuk penjualan tiket kereta api jarak jauh di wilayah Malang Raya hingga tanggal 23 Maret 2026 telah mencapai 81.512 tiket atau sekitar 60 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang disediakan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring tingginya kebutuhan perjalanan pada masa arus balik.

Berdasarkan data pemesanan, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi sebanyak 68.223 tiket. Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 6.187 tiket, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 4.637 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung dengan total 2.465 tiket.

Untuk memastikan perjalanan tetap lancar dan nyaman, Mahendro mengimbau kepada penumpang agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak terlalu mepet dengan waktu keberangkatan. Penumpang juga diingatkan untuk menjaga barang bawaan selama berada di stasiun maupun di dalam perjalanan. 

"Kami terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik selama periode masa Angkutan Lebaran 2026. Sekaligus memastikan perjalanan arus balik berlangsung dengan aman, tertib dan lancar," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Arus Balik Lebaran 2026 Stasiun Wilayah Malang Raya KAI Daop 8 Surabaya