KETIK, SURABAYA – Nama SMAN 8 Malang kembali tercatat dalam jajaran putra daerah yang menorehkan prestasi di tingkat nasional. Salah satu lulusannya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Erwin Irawan, S.I.K., kini dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Papua Barat.
Kepercayaan tersebut datang bersamaan dengan kenaikan pangkat Erwin Irawan dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) menjadi Kombes Pol, menandai babak baru perjalanan pengabdian perwira kelahiran Kota Malang, 16 Mei 1979 itu di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dari Bangku SMAN 8 Malang ke Akademi Kepolisian
Jejak langkah Erwin Irawan bermula dari bangku SMA Negeri 8 Malang, tempat ia menamatkan pendidikan menengah pada tahun 1997. Dari Malang, ia kemudian melangkah ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada 2001, mengawali karier sebagai perwira muda Polri.
Sejak awal dinas, Erwin dikenal tekun dan siap ditempa di berbagai medan tugas. Pendidikan lanjutan pun ia tempuh, mulai dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2009 hingga Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) pada 2020, yang menjadi gerbang menuju penugasan strategis.
Karier Panjang di Lapangan Operasional
Perjalanan dinas Erwin Irawan banyak diwarnai penugasan operasional. Ia pernah bertugas di Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara, termasuk sebagai Kanit Gegana, unit elite yang menangani situasi berisiko tinggi.
Kariernya kemudian berlanjut ke wilayah timur Indonesia, khususnya Polda Maluku Utara, dengan berbagai jabatan penting seperti Kabag Ops Polres Halmahera Timur dan Wakapolres Kepulauan Sula. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang tegas, terukur, dan berorientasi pada pengendalian operasi.
Menyelamatkan Uang Negara Rp95 Miliar
Nama Erwin Irawan semakin dikenal luas ketika menjabat Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumatera Selatan. Di posisi ini, ia memimpin pengungkapan berbagai kasus besar, mulai dari illegal logging, penyelundupan baby benih lobster, illegal drilling, hingga kejahatan narkotika di jalur perairan.
Dari rangkaian penindakan tersebut, aparat berhasil menyelamatkan potensi kerugian keuangan negara senilai sekitar Rp95,2 miliar. Capaian ini menjadi salah satu prestasi penting dalam perjalanan kariernya dan memperkuat kepercayaan pimpinan Polri.
Atas kinerjanya, Erwin Irawan kemudian dipercaya menjabat Kapolres Pagaralam, Polda Sumatera Selatan. Selanjutnya, ia ditugaskan sebagai Wakapolresta Bandar Lampung sejak Desember 2023.
Di Bandar Lampung, Erwin dikenal sebagai sosok pemimpin yang komunikatif dan humanis, namun tetap tegas dalam pengambilan keputusan. Pengalaman memimpin di wilayah perkotaan yang dinamis ini menjadi bekal penting sebelum ia menerima amanah yang lebih besar.
Amanah di Papua Barat
Akhir 2025, Erwin Irawan resmi menyandang pangkat Komisaris Besar Polisi dan dimutasi sebagai Karo Ops Polda Papua Barat. Jabatan ini menempatkannya sebagai salah satu pejabat utama Polda dengan peran sentral dalam perencanaan, pengendalian, dan evaluasi seluruh operasi kepolisian di wilayah Papua Barat.
Dengan latar belakang panjang di bidang Brimob, Polairud, serta pengalaman memimpin satuan wilayah, alumni SMAN 8 Malang ini dinilai memiliki kapasitas dan kesiapan untuk mengemban tugas di wilayah yang membutuhkan pendekatan keamanan profesional, presisi, dan humanis.
Inspirasi dari Malang untuk Negeri
Bagi Erwin Irawan, jabatan dan pangkat bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah. Dari bangku SMAN 8 Malang hingga pucuk pimpinan biro operasi di Papua Barat, perjalanannya menjadi bukti bahwa konsistensi, dedikasi, dan integritas dapat mengantarkan putra daerah Malang berkiprah di tingkat nasional.
Kini, dengan tiga melati di pundaknya, Kombes Pol Erwin Irawan melanjutkan pengabdian—membawa nama almamater, daerah asal, dan institusi Polri ke medan tugas di Bumi Cenderawasih Barat. (*)
