KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperkuat persiapan calon jamaah haji tahun 2026 melalui Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara resmi membuka kegiatan yang digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso pada Senin pagi di Ijen View Hotel & Resort, 16 Februari 2026.
Acara ini dihadiri juga oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i dan Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso H. Ahmad Dhafir.
Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi simbol sinergi eksekutif dan legislatif dalam memastikan kesiapan spiritual dan teknis jamaah sebelum menunaikan ibadah haji.
Kepala Kantor Perwakilan Haji Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Astono, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat menunaikan rukun Islam kelima tetap tinggi. Tahun ini, tercatat 918 calon jamaah haji siap diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Manasik ini penting untuk membekali jamaah dengan pemahaman regulasi terbaru dan tata cara ibadah sesuai syariat, agar perjalanan ibadah berjalan lancar dan tertib,” ujar Astono.
Dalam arahannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menekankan bahwa manasik haji bukan sekadar rutinitas tahunan pada Senin 16 Februari 2026.
Menurutnya, pemahaman yang matang terhadap ketentuan dan standar minimal keabsahan ibadah adalah kunci agar jamaah dapat beribadah dengan khusyuk dan tanpa kebingungan teknis di Tanah Suci.
“Persiapan yang baik akan memastikan setiap jamaah dapat menjalankan seluruh rukun dan wajib haji dengan sempurna,” tegas Bupati.
Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Bondowoso untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat, demi menjamin kenyamanan, keselamatan, dan kesehatan jamaah selama perjalanan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan seluruh calon jamaah. Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap jamaah diberikan kemudahan, kekuatan, dan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji hingga kembali dengan predikat haji mabrur. (*)
