KETIK, JAKARTA – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus menunjukkan progres signifikan sejak diluncurkan pada Juli 2025 lalu.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDMP telah menembus lebih dari 33 ribu titik di seluruh Indonesia.
“Sampai saat ini sudah ada 3.505 titik yang 100 persen selesai dibangun koperasinya dan 25.121 titik masih dalam proses. Kami harap terus bertambah, jadi totalnya sudah 33 ribu lebih,” kata Zulhas dalam konferensi pers usai rapat koordinasi terbatas di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 31 Maret 2026.
Selain progres pembangunan, pemerintah juga mencatat ketersediaan lahan yang terus bertambah.
Ditargetkan, hingga Juni 2026 jumlah lokasi KDMP dapat mencapai sekitar 40 ribu titik.
Namun demikian, Zulhas mengungkapkan tidak semua lokasi memiliki lahan luas. Di sejumlah wilayah perkotaan, luas lahan bahkan kurang dari 1.000 meter persegi.
“Setelah 40 ribu kita akan data semuanya, karena ada juga lahannya yang tidak sampai 1.000 meter, seperti di kota-kota besar, ada yang 600 sampai 700 meter persegi,” ujarnya.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, pemerintah menyiapkan skema pembangunan vertikal bagi KDMP yang berada di lahan sempit.
“Kalau lahannya kurang dari 1.000 meter kita akan bangun modelnya mungkin naik ke atas atau sebagainya,” tambahnya.
Di sisi lain, pemerintah juga tengah mempercepat penyusunan regulasi berupa Instruksi Presiden (Inpres) yang akan mengatur operasional KDMP secara menyeluruh.
“Saat ini kami bersama-sama menyusun Inpres mengenai operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto.
Ia mengatakan, Inpres tersebut akan mengatur pembagian peran antar kementerian dan lembaga dalam menjalankan program KDMP.
“Sedang disusun. Nanti pembagian tugas, Agrinas apa, Kemendes apa, Kemenkop apa, dalam hal operasionalisasi,” kata Yandri.
Pemerintah optimistis, dengan percepatan pembangunan dan dukungan regulasi yang matang, program KDMP dapat berjalan maksimal serta mendorong penguatan ekonomi desa di berbagai daerah.(*)
