KETIK, MALANG – Suasana halalbihalal di lingkungan kampus berlangsung cukup ramai dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini digelar di Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berada di kawasan Kota Batu.
Dalam momen tersebut, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, yang merupakan Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji serta alumni UIN Malang tahun 1978, menyampaikan pesan penting kepada civitas academica, khususnya terkait pembentukan karakter mahasiswa.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kampus bukan sekadar tempat menuntut ilmu. Lebih dari itu, kampus juga menjadi ruang pembentukan kepribadian mahasiswa agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik di dalam maupun di luar lingkungan akademik.
“Mahasiswa tidak cukup hanya pintar secara akademik, tetapi juga harus memiliki kekuatan mental dan spiritual agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perkembangan zaman yang semakin cepat, terutama karena kemajuan teknologi, menuntut mahasiswa untuk lebih siap dan mampu beradaptasi. Menurutnya, tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan intelektual, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi perubahan yang terus berlangsung.
Selain itu, Muhadjir Effendy juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai spiritual sebagai penyeimbang dari ilmu pengetahuan. Dengan adanya keseimbangan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan etika yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyinggung peran penting lingkungan kampus dalam mendukung hal tersebut. Dosen dan mahasiswa diharapkan dapat bersama-sama menciptakan suasana yang positif, yang tidak hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga memperkuat karakter.
“Lingkungan kampus harus mampu menjadi tempat yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menguatkan karakter dan kepribadian mahasiswa,” tambahnya.
Momentum halalbihalal ini pun tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana untuk saling memaafkan serta mempererat hubungan di lingkungan kampus. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antar civitas academica. (*)
