KETIK, BATU – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu mencatat sebanyak 10 kasus kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung pada 13-25 Maret 2026.
Operasi yang digelar selama 13 hari tersebut difokuskan pada pengamanan arus mudik, arus balik, serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan melibatkan ratusan personel gabungan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Kasatlantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, mengungkapkan bahwa dari total kejadian, sebagian besar kecelakaan terjadi di wilayah Kecamatan Junrejo.
“Dari 10 kejadian kecelakaan, lima di antaranya terjadi di Kecamatan Junrejo, tiga di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, serta masing-masing satu kasus di Kecamatan Ngantang dan jalur Klemuk, Songgokerto, Kota Batu,” ujarnya.
Dari sisi korban, tercatat dua orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan 12 orang lainnya luka ringan. Sementara itu, total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp27,6 juta.
AKP Kevin menyebutkan, jumlah kecelakaan pada Operasi Ketupat tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Mayoritas kecelakaan disebabkan oleh faktor kelalaian manusia,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa sejumlah titik di Kota Batu masih tergolong rawan kecelakaan, khususnya di Jalan Ir. Soekarno dan jalur Klemuk.
“Harapannya, para pengendara tetap berhati-hati dan tidak kehilangan fokus saat berkendara,” pungkasnya.
