Harga Daging di Surabaya Mulai Turun, Daya Beli Warga Masih Lesu

8 Mei 2026 19:54 8 Mei 2026 19:54

Dina Elwarda, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Harga Daging di Surabaya Mulai Turun, Daya Beli Warga Masih Lesu

Suasana jual beli di Pedagang Pasar Sikatan, Balongsari. (Foto: Humas RPH Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Tim Monitoring Harga Daging PT RPH Surabaya Perseroda kembali melakukan pemantauan harga daging di sejumlah pasar tradisional di Surabaya pada Kamis, 7 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat perkembangan harga sekaligus mengamati kondisi daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.

Ketua Tim Monitoring, drh. Bagus Aditya, M.Si, mengungkapkan bahwa harga daging sapi mulai mengalami penurunan dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

“Harga daging hari ini sudah ada yang turun menjadi Rp125 ribu per kilogram. Sebelumnya sempat menyentuh Rp135 ribu bahkan di awal ada yang sampai Rp150 ribu,” ujar Bagus.

Meski harga mulai turun, kondisi pasar masih tergolong sepi. Para pedagang disebut mulai menurunkan harga untuk menarik minat pembeli, namun ruang penurunan cukup terbatas karena margin keuntungan yang sudah tipis.

“Keluhan pedagang, meskipun harga sedikit turun, peminat masih sedikit. Pedagang berusaha menurunkan harga supaya pembeli datang, tapi mereka juga tidak bisa terlalu banyak menurunkan karena keuntungan sudah tipis,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi ekonomi masyarakat turut memengaruhi pola konsumsi.

Saat ini, pembeli cenderung membeli dalam jumlah kecil, bahkan hanya seperempat kilogram daging, yang menunjukkan daya beli masih belum pulih sepenuhnya.

“Pedagang bilang sekarang pembeli rata-rata membeli seperempat kilogram. Jadi memang daya beli masyarakat masih terbatas,” tambahnya.

Pemantauan dilakukan sejak pagi hari di beberapa pasar, yakni Pasar Sikatan, Pasar Manukan Kulon, Pasar Manukan Loka, dan Pasar Balongsari, guna mendapatkan data harga yang aktual sesuai kondisi lapangan.

Hasil monitoring harga di sejumlah pasar di Surabaya menunjukkan bahwa di Pasar Sikatan harga ayam berada di Rp38.000 per kilogram, sementara daging sapi D1 Rp125.000/kg dan D2 Rp115.000/kg.

Bagian lain seperti rawisan/rawonan Rp105.000/kg, iga Rp90.000/kg, dan buntut Rp75.000/kg. Untuk jerohan, hati dijual Rp55.000/kg, sedangkan babat, usus, dan paru (masak) masing-masing Rp90.000/kg.

Di Pasar Manukan Kulon, harga ayam tercatat Rp38.000/kg, dengan daging D1 Rp140.000/kg dan D2 Rp125.000/kg.

Rawisan/rawonan dijual Rp110.000/kg, sementara iga, buntut, dan kikil masing-masing Rp90.000/kg. Harga jerohan meliputi hati Rp60.000/kg, babat dan usus Rp80.000/kg, serta paru (masak) Rp90.000/kg.

Sementara itu, di Pasar Manukan Loka, harga ayam sedikit lebih rendah yakni Rp37.000/kg. Daging D1 dijual Rp130.000/kg dan D2 Rp125.000/kg, dengan rawisan/rawonan Rp110.000/kg.

Harga iga dan buntut sama-sama Rp90.000/kg, sedangkan kikil Rp95.000/kg. Untuk jerohan, hati Rp60.000/kg, babat dan usus Rp80.000/kg, serta paru (masak) Rp90.000/kg.

Adapun di Pasar Balongsari, harga ayam berada di Rp38.000/kg. Daging D1 tercatat Rp135.000/kg dan D2 Rp130.000/kg, dengan rawisan/rawonan Rp115.000/kg.

Iga dijual Rp95.000/kg dan buntut Rp75.000/kg. Sementara harga jerohan meliputi hati Rp70.000/kg, serta babat dan usus Rp80.000/kg, dan paru (masak) Rp80.000/kg. (*)

Tombol Google News

Tags:

Info Surabaya Berita Surabaya harga daging pasar tradisional Surabaya RPH Surabaya Harga Daging Turun Bagus Aditya Harga Daging Sapi Pasar Sikatan Pasar Manukan Kulon Pasar Balongsari Iduladha 2026