KETIK, BONDOWOSO – Warga Desa Bandelan, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso digemparkan dengan penemuan jenazah bayi yang terbungkus kantong kresek hitam di sebuah saung pinggir jalan, Kamis, 19 Maret 2026.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi utuh dengan tali pusar yang masih melekat di tubuhnya. Penemuan ini sontak menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, bersama Kepala Desa Bandelan dan Kapolsek Binakal turun langsung ke lokasi untuk memimpin proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis Polres Bondowoso juga terlihat melakukan pemeriksaan di area penemuan.
Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh Pak Hay, warga setempat, yang saat itu tengah mencari rumput. Ia mengaku menemukan bungkusan mencurigakan di saung sekitar pukul 12.30 WIB.
“Biasanya saung itu bersih, tapi ada kresek hitam, jadi saya curiga,” ujarnya.
Rasa penasaran membuatnya membuka bungkusan tersebut. Betapa terkejutnya ia saat mendapati sosok bayi yang sudah tidak bernyawa di dalamnya.
“Kira-kira pas azan itu,” tambahnya.
Di dalam kantong plastik tersebut, juga ditemukan pakaian berupa baju putih dan celana hitam. Karena ketakutan, Pak Hay segera melaporkan temuannya kepada Kepala Desa Bandelan.
Kapolres Bondowoso menyatakan bahwa jenazah bayi telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian serta usia pasti bayi.
“Berdasarkan laporan, penemuan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal tim Inafis, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan. Polisi menduga kuat kasus ini merupakan tindak pidana pembuangan bayi.
“Kami akan tindak lanjuti, telusuri, dan ungkap siapa pelaku di balik kejadian ini,” tegas Kapolres.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tragis tersebut. (*)
