Volume Sampah di Lebak 'Meledak' Selama Ramadan dan Lebaran 2026, Didominasi Plastik Sekali Pakai

26 Maret 2026 10:45 26 Mar 2026 10:45

Thumbnail Volume Sampah di Lebak 'Meledak' Selama Ramadan dan Lebaran 2026, Didominasi Plastik Sekali Pakai

TPA Dengung, Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Dokumentasi DLH Lebak)

KETIK, LEBAK – Volume sampah di Kabupaten Lebak, Banten, mengalami peningkatan signifikan selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026. 

Lonjakan tersebut dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya para pemudik serta tingginya mobilitas di pusat-pusat keramaian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, mengatakan bahwa dalam kondisi normal, volume sampah yang terkelola mencapai sekitar 300 ton per hari.

“Normalnya yang terkelola sekitar 300 ton per hari, dengan rincian yang masuk ke TPA Dengung sebanyak 250 ton per hari dan ke TPA Cihara sekitar 50 ton per hari,” ujar Irvan saat dihubungi Ketik.com, Kamis, 26 Maret 2026.

Namun demikian, sejak awal Ramadan, terjadi peningkatan volume sampah sebesar 10 persen. Bahkan, saat memasuki momen Hari Raya Idulfitri, kembali terjadi lonjakan tambahan sebesar 5 persen.

“Dari mulai Ramadan sudah ada peningkatan sebesar 10 persen, dan untuk hari raya ini ada penambahan peningkatan sebesar 5 persen,” katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan volume sampah tersebut didominasi oleh sampah plastik yang dihasilkan dari aktivitas konsumsi masyarakat, terutama di kawasan pusat perbelanjaan, pasar, serta lokasi yang ramai dikunjungi pemudik.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola sampah, khususnya dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, guna menjaga kebersihan lingkungan selama momentum Lebaran. (*)

Tombol Google News

Tags:

Sampah Plastik Lonjakan Peningkatan Sampah Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 2026 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak banten Irvan Suyatupika ketik.com