KETIK, SAMPANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Banyukapah 2, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, kembali menuai sorotan dari wali murid. Hal ini menyusul temuan benda menyerupai belatung dalam menu yang dibagikan kepada siswa.
Temuan tersebut diketahui setelah makanan berupa bubur kacang hijau dibawa pulang oleh siswa ke rumah masing-masing. Salah satu wali murid kemudian merekam kondisi makanan tersebut dalam sebuah video berdurasi sekitar 38 detik.
Video itu memperlihatkan adanya benda kecil berwarna putih pada bubur kacang hijau yang disebut menyerupai belatung. Rekaman tersebut dengan cepat menyebar melalui grup WhatsApp dan menjadi viral.
“Lihat ini, menu MBG-nya ada ulatnya banyak. Yang putih ini ulat semua, masih hidup, bergerak-gerak,” ujar wali murid dalam video tersebut.
Menu MBG Diduga Berbelatung di Banyukapah Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu MBG tersebut disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sampang Kedungdung Banyukapah.
Menanggapi hal itu, Kepala SPPG Sampang Kedungdung Banyukapah, Sigit, menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti video yang beredar.
Ia memastikan bahwa benda putih yang terlihat dalam menu tersebut bukanlah belatung, melainkan kecambah dari kacang hijau.
“Setelah videonya viral, kami langsung mengambil sampel. Setelah dicek, itu bukan ulat, melainkan kecambah yang berasal dari kacang hijau,” ujar Sigit saat dikonfirmasi, Sabtu, 4 April 2026.
Sigit menjelaskan, menu MBG yang dibagikan kepada siswa SDN Banyukapah 2 terdiri atas bubur kacang hijau, roti, susu, dan buah pisang.
Ia menegaskan, proses penyajian makanan telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Sebelum dimasak, kacang hijau dibersihkan dan direndam terlebih dahulu, kemudian ditempatkan dalam wadah berbahan stainless dan ditutup menggunakan plastik pembungkus.
Menurut dia, kemunculan kecambah dimungkinkan terjadi pada masa tunggu sebelum proses memasak.
“Hal itu wajar dan tidak berbahaya,” kata Sigit. (*)
