Usai Viral Aksi Maling Helm, Dishub Perketat Keamanan Gedung Parkir Kayutangan Kota Malang

3 Februari 2026 20:56 3 Feb 2026 20:56

Thumbnail Usai Viral Aksi Maling Helm, Dishub Perketat Keamanan Gedung Parkir Kayutangan Kota Malang

Kondisi depan Gedung Parkir Kayutangan Kota Malang, Selasa, 3 Januari 2026. (Foto : Kukuh Kurniawan/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat, buka suara ihwal pencurian helm yang terjadi di Gedung Parkir Kayutangan Kota Malang. Ia mengakui kejadian yang viral di media sosial ini terjadi dan terekam kamera CCTV.

Menurut Rahmat, kejadian tersebut terjadi pada Senin, 2 Januari 2026, sekitar pukul 14.55 WIB.

"Jadi, pelaku ini berjalan masuk lewat pintu depan. Kemudian, pelaku berjalan mondar-mandir seolah seperti orang yang sedang parkir mencari kendaraannya," ujarnya, Selasa, 3 Januari 2026.

Untuk menutupi kecurigaan, pelaku yang beraksi seorang diri berjalan sambil juga bermodus pura-pura menelepon. 

Setelah kondisi dirasa aman, pelaku langsung mendatangi salah satu sepeda motor. Kemudian, ia mengambil sebuah helm warna hitam yang diletakkan di spion dan langsung bergegas pergi. 

"Setelah itu, pelaku langsung mengambil sebuah helm dan langsung pergi keluar," tambahnya.

Rahmat menyebut, terbatasnya jumlah personel membuat tidak semua sudut area gedung parkir bisa terjaga. Namun, untuk peningkatan pengamanan, seluruh area sudah terpasang kamera CCTV. 

"Kita tidak bisa melihat satu persatu dan terbatas penjagaannya. Namun, kami ada kamera CCTV yang terpasang di 30 titik, sehingga terekam semua ketika pelaku mengambil dan saat keluar," terangnya. 

Rahmat mengungkapkan, kejadian pencurian helm itu bukan yang pertama kali. Sebelumnya, sudah pernah terjadi saat masa sosialisasi Gedung Parkir Kayutangan pada awal Januari lalu. 

"Untuk kejadian pertama, korban melapor ke pihak kepolisian dan pelakunya tertangkap di wilayah Kabupaten Malang. Kalau untuk yang kejadian kedua ini, kami telah memfasilitasi agar segera melapor tetapi korbannya memilih tidak mau melapor," ungkapnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, maka pengamanan di Gedung Parkir Kayutangan akan diperketat khususnya pada akses masuk dan keluar. Selain itu, petugas yang berjaga juga akan dimaksimalkan untuk mengawasi seluruh area.

"Kami ada tiga shift, dengan tiap shiftnya kalau siang berjumlah lima personel dan kalau malam bertambah jadi enam personel. Tetapi, saat akhir pekan atau malam minggu maka personel yang berjaga ditambah bisa sampai 10 personel," bebernya.

Selain memperketat pengamanan, Rahmat juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengamankan barang bawaan masing-masing.

"Kami hanya menanggung kehilangan sepeda motor dan bukan barang bawaan. Apabila ada yang mau menitipkan helm maupun barang bawaan, maka kami sudah sediakan tempat penitipan lengkap dengan petugasnya," tandasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gedung Parkir Kayutangan helm Kriminal Pencurian