Tiga Platform Digital Ini Bantu Masyarakat Rencanakan Wisata Lebih Mudah

22 Maret 2026 09:00 22 Mar 2026 09:00

Thumbnail Tiga Platform Digital Ini Bantu Masyarakat Rencanakan Wisata Lebih Mudah

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa saat menyampaikan materi dalam seminar pariwisata di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Malang. ( Foto: Dok. Illa/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Menjelang libur Lebaran, masyarakat kini memiliki cara yang lebih praktis untuk merencanakan perjalanan wisata.

Sejumlah platform digital yang dikembangkan pemerintah hadir untuk memudahkan akses informasi destinasi, layanan publik, hingga perencanaan perjalanan secara lebih cepat dan terintegrasi.

Tiga platform yang dapat dimanfaatkan masyarakat tersebut adalah Jadesta, Halo Wonderful, dan MaIA.

Ketiganya dirancang untuk mendukung transformasi digital sektor pariwisata sekaligus memberikan pengalaman wisata yang lebih mudah bagi masyarakat.

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan layanan pariwisata di Indonesia.

Menurutnya, platform seperti Halo Wonderful dan MaIA yang diluncurkan sejak 2024 memungkinkan masyarakat memperoleh informasi wisata, menyampaikan aspirasi, hingga merencanakan perjalanan secara digital hanya melalui perangkat gawai.

Selain itu, platform Jadesta juga berperan dalam menampilkan potensi desa wisata di berbagai daerah.

Data dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menunjukkan bahwa hingga April 2025 terdapat sekitar 6.111 desa wisata yang telah terdaftar dalam sistem tersebut.

Melalui platform tersebut, masyarakat dapat menemukan berbagai destinasi wisata lokal sekaligus mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai potensi wisata daerah.

Sementara itu, MaIA dikembangkan sebagai bagian dari konsep Tourism 5.0 yang memanfaatkan teknologi digital untuk membantu wisatawan merencanakan perjalanan secara lebih cerdas.

Platform ini dapat memberikan rekomendasi destinasi hingga menyusun rencana perjalanan secara otomatis sesuai preferensi pengguna.

Dalam sebuah seminar di Universitas Brawijaya, sejumlah mahasiswa bahkan mencoba langsung fitur MaIA, mulai dari membuat itinerary perjalanan hingga mendapatkan rekomendasi tempat wisata yang sesuai dengan minat mereka.

Seminar bertajuk “Smart and Sustainable Hospitality: Sinergi Teknologi Digital, Penguatan SDM, dan Transformasi Kebijakan Pariwisata Indonesia” tersebut digelar di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya dan diikuti mahasiswa, dosen, serta pemangku kepentingan sektor pariwisata baik secara luring maupun daring.

Melalui pemanfaatan platform digital ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan wisata dengan lebih mudah, sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata lokal secara lebih luas.(*)

Tombol Google News

Tags:

#UniversitasBrawijaya KegiatanKampus SeminarUB pariwisata digital Ni Luh Puspa Kementerian Pariwisata Jadesta Halo Wonderful MaIA desa wisata Universitas Brawijaya wisata indonesia