Terbanyak Nasional Lolos SNBP Gunakan KIP-K Jatim! Gubernur Khofifah: Kabar Baik Bagi Anak Keluarga Prasejahtera

1 April 2026 12:39 1 Apr 2026 12:39

Thumbnail Terbanyak Nasional Lolos SNBP Gunakan KIP-K Jatim! Gubernur Khofifah: Kabar Baik Bagi Anak Keluarga Prasejahtera

Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak lolos SNBP 2026 dengan 29.406 siswa, berdasarkan pengumuman di snpmb.id, sekaligus mempertahankan posisi tertinggi nasional selama 7 tahun berturut-turut dan didukung 8.915 penerima KIP Kuliah pada Selasa, 31 Maret 2026. (Foto: Flyer Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatat capaian membanggakan di sektor pendidikan setelah sebanyak 29.406 siswa asal Jawa Timur dinyatakan lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Hasil ini sekaligus menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah siswa terbanyak diterima secara nasional, serta mempertahankan posisi tersebut selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019.

Namun, Jatim tak hanya unggul dalam SNBP, tapi juga menjadi provinsi terbanyak secara nasional yang lolos dengan pelamar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Sebanyak 40.213 murid Jawa Timur pemegang KIP-K mendaftar SNBP, dan 8.915 di antaranya dinyatakan diterima.

Di bawahnya, Sumatera Utara mencatat 6.275 siswa diterima dari 24.030 pendaftar, Jawa Barat 5.572 siswa dari 39.559 pendaftar, Aceh 5.139 siswa dari 11.274 pendaftar dan Jawa Tengah 4.778 siswa dari 35.089 pendaftar.

"Ini tentu kabar baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Karena ini mengecilkan gap yang ada dalam akses pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Jawa Timur yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Program KIP-K adalah salah satu instrumen penting untuk itu," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Rabu, 1 April 2026.

Terkait jalur KIP-K, Gubernur Khofifah menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui KIP-K, siswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi dengan nyaman tanpa terbebani biaya,” ucap dia.

Gubernur Khofifah menambahkan program tersebut membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk mewujudkan cita-cita mereka. Sebab, jalur KIP-K memberikan kesempatan murid-murid dari kurang mampu yang memiliki talenta luar biasa dari berbagai prestasi yang dimiliki.

"Dengan keterbatasan, mereka ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dengan harapan kedepan bisa meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarganya," ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut. 

Gubernur Khofifah berharap banyaknya penerimaan KIP-K ini akan mendorong pemerataan pembangunan SDM di Jawa Timur sehingga anak-anak dari daerah pesisir dan pelosok bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Kepada yang belum lulus SNBP, Gubernur Khofifah meminta untuk tidak berkecil hati dan tetap mengusahakan PTN impian masing-masing. Pasalnya, masih ada penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri. 

"Kalian adalah masa depan Jatim yang akan mewarisi tingkat estafet kepemimpinan ini. Teruslah berjuang. Insya Allah, kami akan terus mendampingi dan memberikan yang terbaik bagi putra-putri terbaik Jawa Timur," tutur dia.

"Kepada anak-anakku yang Alhamdulillah bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit, ini adalah awal dari perjalanan kalian. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki keseimbangan karakter kuat. Raih semua cita-cita kalian, lalu kembali dan berikan kontribusi nyata bagi masyarakat," imbuhnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Snbp Pendidikan Kualitas SDM Tertinggi nasional lolos 7 tahun Berturut-turut