KETIK, BANDUNG – Dengan capaian tujuh publikasi pada jurnal internasional terindeks Scopus Q1, Rezzy Eko Caraka dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Profesi Universitas Padjadjaran dalam Upacara Wisuda Lulusan Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Jumat 6 Februari 2026.
Rezzy juga meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk Best Researcher Award 2025, masuk daftar Top 2% Researchers Worldwide (Stanford/Elsevier, 2025), serta memperoleh hibah riset internasional.
“Pencapaian ini adalah akumulasi dari proses panjang, kerja keras, kegagalan, dan pembelajaran sebagai peneliti,,” ujar Rezzy yang merupakan lulusan Program Studi Profesi Insinyur Sekolah Pascasarjana Unpad.
Lebih dari sekadar prestasi personal, menurut Rezy capaian ini menjadi pengingat bahwa kerja ilmiah yang dilakukan secara konsisten dan jujur pada akhirnya akan menemukan ruang apresiasinya.
Rezzy yang merupakan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini menjelaskan seluruh riset yang ia lakukan berangkat dari satu benang merah, yakni penerapan data science dan kecerdasan buatan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Ia juga mengatakan konsistensi dalam riset dibangun melalui penyusunan roadmap penelitian yang jelas, fokus, dan relevan, serta dijaga dengan disiplin dan komitmen jangka panjang.
“Riset yang paling berkesan adalah riset yang mampu keluar dari ranah akademik dan benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan atau praktik yang membawa perubahan positif di masyarakat,” kata Rezzy.
Pencapaian Rezzy tidak lepas dari peran Unpad yang ia sebut sebagai rumah akademik. Ia menilai Unpad telah menyediakan ruang tumbuh bagi ide, diskusi, dan kolaborasi yang mendukung perkembangan risetnya.
“Lingkungan akademik yang terbuka dan lintas disiplin di Unpad sangat membantu saya dalam mengembangkan riset berbasis data science yang memang membutuhkan perspektif multidisipliner,” papar Rezzy.
Lebih lanjut, Rezzy mengatakan integritas dan konsistensi merupakan nilai yang ia anut selama menempuh pendidikan. Ia meyakini bahwa proses yang dijalani dengan jujur, disiplin, serta berorientasi pada dampak jangka panjang akan menghasilkan capaian yang bermakna dan berkelanjutan.
Rezzy juga berpesan kepada mahasiswa Unpad agar tidak merasa inferior karena potensi untuk bersaing di tingkat global sangat terbuka, asalkan disertai kemauan belajar, kerja keras, dan keberanian keluar dari zona nyaman.
“Mulailah dari riset atau karya yang relevan dengan persoalan nyata di sekitar kita, karena kontribusi global yang kuat selalu berakar dari pemahaman lokal yang mendalam,” pungkasnya.
Berikut merupakan daftar publikasi dan penghargaan yang dimiliki Rezzy:
Publikasi
1. Discover Sustainability (Q1) Integrating spatial data science and bayesian INLA modeling for waste generation assessment in Bali. Discover Sustainability
2. Journal of Healthcare Leadership (Q1) Artificial Intelligence in Cancer Oncology Through Comprehensive Bibliometric Mapping of Global Trends Impact and Conceptual Structures.
3. Journal of Multidisciplinary Healthcare (Q1) Big Data Analytics for Uncovering Voxel Connectivity Patterns in Attention Deficit Hyperactivity Disorder
4. International Journal of Applied Earth Observation and Geoinformation (Q1) Bayesian Network analysis of spatial disparities in child nutrition status and health determinants across Indonesia
5. Discover Sustainability (Q1) Using Kolmogorov–Arnold network and ResNet for marine protein mapping in support of the Prabowo–Gibran MBG program
6. Discover Sustainability (Q1) Revisiting connections of social, economic, and environmental factors on PM2.5 and NO2 concentrations regarding tuberculosis cases using Gaussian Bayesian
7. Discover Sustainability (Q1) Evaluating Internet Accessibility and Equity in Indonesia Using Integrated SUSENAS and OOKLA Data.
Penghargaan
1. Award Charter Elshinta Award 2025, Inspirational Youth for Indonesias Vision 2045
2. International Professional Recognition through Invitation as a Keynote Speaker by the Muslim Council of Elders (Abu Dhabi) at the IBF 2025
3. International Professional Recognition through Expert Contribution on AI-Driven SDGs Practices in Energy and Coastal Governance at a Multilateral South China Sea Policy
4. Lindau Nobel Laureate Meetings
5. Recognition for Strategic Contribution as Keynote Speaker on Generative AI in Manufacturing at the Governance, Risk, and Compliance Forum 2025 (GRC 2025)
6. Best Researcher Award (Young Researcher Award 2025, under-40 category)
7. Top 2% Researchers Worldwide in Artificial Intelligence & Image Processing (Stanford University/Elsevier, 2025)
8. Invited Expert Speaker at the “Local Actions for Disaster Risk Reduction and Climate Change Adaptation” Forum, Bangkok, Thailand, 20–24 October 2025
9. Research Grant, granted USD.90.000 for multiyear, MOST Taiwan
10. International academic cooperative research project Chaoyang University of Technology,Granted NTD 250.000
11. Keynote Speaker, The 5th Jakarta Economic Sustainability International Conference Agenda (JESICA) 2025 Keynote Speaker at the International Conference on Applied Mathematics, Computational Science and Systems Engineering, Institut Henri Poincaré, Sorbonne Université
12. International Media Recognition as Expert Speaker in Artificial Intelligence, NEO 2025.
13. Technical Program Committee member in the International Conference on Optimization and Data Science in Industrial Engineering (ODSIE 2025) held on 20-22 November 2025 in Istanbul, Turkey. (*)
