Tak Bisa Masuk Venue Meski Datang Lebih Awal, Jemaah dari Ngantang Tetap Semangat Bermuhajadah Kubro 1 Abad NU

7 Februari 2026 21:37 7 Feb 2026 21:37

Thumbnail Tak Bisa Masuk Venue Meski Datang Lebih Awal, Jemaah dari Ngantang Tetap Semangat Bermuhajadah Kubro 1 Abad NU

Para jemaah yang menunggu di teras Stadion Gajayana untuk mengikuti Mujahadah Kubro 1 Abad NU. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Semangat luar biasa ditunjukkan oleh beberapa jemaah dari Desa Jombok, Ngantang, Kabupaten Malang. 8 jemaah tersebut rela datang lebih awal ke Mujahadah Kubro 1 Abad NU meskipun akhirnya tak bisa masuk ke dalam venue, Sabtu, 7 Februari 2026.

Ginik, salah satu jemaah menjelaskan ia dan rombongan datang lebih awal sekitar pukul 14.30 WIB dengan kendaraan pribadi. Jemaah lainnya dijadwalkan berangkat pukul 21.00 WIB. 

"Sebenarnya sudah dijadwalkan berangkat jam 21.00 WIB tapi kami ini ngeyel karna mau dapat tempat di dalam. Tapi ternyata tidak bisa masuk," ujarnya, Sabtu 7 Februari 2026.

Saat bertemu, Ginik dan rombongan sedang duduk sambil berteduh di teras depan pintu masuk Stadion Gajayana. Mereka terlihat sedang memilih-milih cinderamata yang ditawarkan oleh pedagang keliling. 

Ginik menjelaskan tidak dapat masuk ke venue akibat tidak memiliki id card atau undangan yang disediakan panitia. Sesuai dengan aturan, hanya perwakilan jemaah tiap pimpinan cabang saja yang dapat masuk ke dalam venue. 

Perwakilan jemaah akan diberikan undangan khusus dari panitia. Undangan tersebut dititipkan ke masing-masing PIC untuk disebarkan ke jemaah.

Meskipun tersirat raut kekecewaan di wajah 8 jemaah asal Ngantang tersebut, namun mereka tetap semangat dan ingin bermujahadah kubro. 

"Kalau ada komando, pasti ikut. Kemarin yang di Sidoarjo juga kami ikut. Kami ingin diakui sebagai santri Mbah Hasyim Asy'ari (pendiri NU)," katanya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mujahadah Kubro 1 abad nu Mujahadah Kubro 1 Abad NU ngantang jemaah