KETIK, SIMEULUE – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Simeulue bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simeulue menggelar rapat analisis dan evaluasi (anev) serta monitoring dan evaluasi (monev) terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut.
Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy, melalui Kasat Reskrim Polres Simeulue IPTU Putu Gede Ega Purwita, menyampaikan bahwa hasil rapat dan pengecekan lapangan yang dilakukan Tim Satgas Pangan bersama Forkopimda memastikan stok BBM di Kabupaten Simeulue masih aman.
Ia menyebutkan ketersediaan BBM di daerah tersebut diperkirakan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar dua bulan ke depan.
“Masyarakat kami imbau tidak melakukan panic buying atau pembelian BBM secara berlebihan. Pembelian hendaknya dilakukan sesuai kebutuhan seperti biasa, karena distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah Simeulue tetap terpantau dan terkendali,” kata IPTU Putu Gede Ega Purwita, Jumat, 6 Maret 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan seluruh instansi terkait akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan situasi tetap kondusif.
Pantauan Ketik.com, kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Bupati Simeulue, Wakil Bupati Simeulue, Ketua DPRK Simeulue, perwakilan Dandim 0115 Simeulue, perwakilan Danlanal Simeulue, perwakilan Kapolres Simeulue, Kajari Simeulue, Ketua PN Sinabang, Ketua Mahkamah Syar’iyah Sinabang, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, dan pemangku kepentingan lainnya.
