Bupati Simeulue Luncurkan Program Upsus Gerakan Tanam Cepat Panen

5 Maret 2026 17:20 5 Mar 2026 17:20

Thumbnail Bupati Simeulue Luncurkan Program Upsus Gerakan Tanam Cepat Panen

Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris meluncurkan Program Upaya Khusus (Upsus) di Aula Lantai III Setdakab Simeulue, Kamis 05 Maret 2026. (Foto: Helman/Ketik.com)

KETIK, SIMEULUE – Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris meluncurkan Program Upaya Khusus (Upsus) melalui gerakan tanam komoditas cepat panen dan cepat menghasilkan sebagai langkah strategis dalam menanggulangi kemiskinan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai III Setdakab Simeulue, Kamis 05 Maret 2026.

Program Upsus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue ini difokuskan pada pengembangan komoditas pertanian yang memiliki masa panen relatif singkat dan cepat menghasilkan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Simeulue yang maju, hebat, dan bermartabat.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan menjelaskan bahwa pembiayaan bagi para petani dalam mendukung program ini dapat diakses melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang difasilitasi oleh Bank Aceh.

Dalam arahannya, Bupati Simeulue yang akrab disapa Monas menegaskan bahwa ketahanan pangan masyarakat memiliki peran penting dalam mengendalikan inflasi daerah.

“Ketahanan masyarakat kita sangat menentukan kondisi inflasi. Selama ini budaya hortikultura di daerah kita belum sepenuhnya berkembang. Namun pemerintah telah membantu melalui penyediaan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dapat dipinjam-pakaikan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa program tersebut juga diharapkan mampu mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program ini juga akan disinergikan dengan program MBG (Makan Bergizi Gratis).

Pada kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa ke depan dapur SPPG yang ada di Kabupaten Simeulue diharapkan dapat memanfaatkan bahan pangan lokal yang berasal dari hasil pertanian masyarakat setempat.

“Saya berharap bahan pangan yang tersedia di Simeulue tidak perlu lagi didatangkan dari luar daerah. Program MBG ini justru bertujuan untuk memanfaatkan hasil pertanian para petani di daerah masing-masing,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar pola tanam komoditas yang telah ditetapkan dapat diatur dengan baik sehingga tidak dilakukan secara serentak.

“Sistem penanaman harus diatur agar tidak serentak, tetapi dilakukan secara berkesinambungan sehingga panen dapat berlangsung terus-menerus dan tidak terputus,” tambahnya.

Bupati menjelaskan bahwa kehadiran para kepala desa dalam kegiatan tersebut bertujuan agar program ini dapat diterapkan secara maksimal di tingkat desa dengan pengawasan para camat.

“Inilah sebabnya kita mengumpulkan para kepala desa di sini. Nanti pelaksanaannya akan diawasi oleh para camat, sementara hal-hal teknis dapat dikonfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Pertanian maupun para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL),” jelas Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRK Simeulue Amsarudin, Pjs Palaksa Lanal Simeulue Kapten Laut (PM) Hudi Rifan, Pasi Pers Kodim 0115/Simeulue Letda Inf. Hermansyah, Kapolres Simeulue yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Sofyan, dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Simeulue Fickry Abrar Pratama.

Kemudian Pimpinan Bank Aceh Hendra Eka Putra, Inspektur Alwi, tokoh masyarakat, para Kepala SKPK terkait, para camat, para kades, serta jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue.(*)

Tombol Google News

Tags:

Bupati Monas Program Upsus Bermartabat