Silaturahmi Erat antara Masyarakat, Umara, dan Ulama; Bupati Subandi Didoakan Para Kiai

31 Maret 2026 09:18 31 Mar 2026 09:18

Thumbnail Silaturahmi Erat antara Masyarakat, Umara, dan Ulama; Bupati Subandi Didoakan Para Kiai

Bupati Subandi mencium tangan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amanah KH Nurcholis Misbah saat bersilaturahmi ke Ponpes Al Amanah di Desa Junwangi, Kecamatan Krian. (Foto: Kominfo Sidoarjo)

KETIK, SIDOARJO – Harmoni antara pemimpin dan rakyat amatlah penting. Sinergi sesama pemimpin daerah sangat strategis. Lebih-lebih hubungan erat antara pemimpin (umara) dengan para kiai dan ulama. Bupati Subandi berhasil menjalin harmonisasi antara masyarakat, pemimpin daerah, dengan doa para ulama demi membangun Sidoarjo.

Sejak tiba Hari Raya Idul Fitri pada akhir Maret lalu, ribuan orang berduyun-duyun datang ke rumah pribadi Bupati Subandi. Setiap hari, tamu-tamu datang. Tradisi itu telah berlangsung sejak Bupati Subandi masih menjabat kepala desa.

Liburan Idul Fitri penuh dengan nuansa silaturahmi. Bupati Subandi menerima siapa saja tamu yang datang. Bermaafan. Bahkan, sampai malam menjelang dini hari pun, tamu-tamu itu masih ada. Mereka diterima dengan senyum tulus Bupati Subandi maupun keluarganya.

Libur panjang Idul Fitri pun berlalu. Pada Senin (30 Maret 2026), Bupati Subandi berhalalbihalal dengan seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sidoarjo. Baik staf maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para Staf Ahli dan Asisten Bupati Sidoarjo.

Halalbihalal tersebut digelar kolosal di Parkir Timur GOR Delta Sidoarjo. Tidak hanya para ASN dan pimpinan OPD. Bupati Subandi hadir bersama Dandim 0816/Sidoarjo Letkol (Czi) Shobirin Setio Utomo, Kepala BNN Sidoarjo Kombespol Gatot Soegeng Soesanto, Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo H. Mufi Imron Rosyadi.

Semua ASN saling memaafkan. Para pegawai Pemkab Sidoarjo berjabat tangan. Tanpa sekat antara bawahan dengan atasan. Sekretaris Daerah (Sekda) Fenny Apridawati, Asisten 1 Ainun Amalia, Asisten II Bahrul Amig, maupun Asisten 3 Benny Airlangga mendampingi Bupati Subandi sampai selesai.

Setelah halalbilal Pemkab Sidoarjo itu, Bupati Subandi mengajak para pimpinan OPD bersilaturahmi ke para kiai. Ada dua tujuan. Yang pertama, KH Nurcholis Misbah, yaitu pengasuh Pondok Pesantren Al-Amanah di Desa Junwangi, Kecamatan Krian.

Kedatangan Bupati Subandi beserta rombongan disambut dengan baik. Kiai Nurcholis Misbah menerima jajaran umara itu di pendopo pondok pesantren. Bupati Subandi menyampaikan mohon maaf lahir batin, mewakili para ASN. Kiai Nurcholis Misbah pun mendoakan Bupati Subandi dalam memimpin Pemkab Sidoarjo.

Dari Ponpes Al Amanah, rombongan Bupati Subandi dan ASN Pemkab Sidoarjo melanjutkan kunjungan ke rumah Ketua Tanfidziyah PC NU Sidoarjo KH Zainal Abidin. Sambutan hangat juga diperlihatkan Kiai Zainal di kediamannya, Desa Wadungasih Kecamatan Buduran.

Kiai Zainal Abidin berdoa dan berpesan kepada Bupati Subandi. Amanah dilaksanakan dengan baik dalam memimpin Kabupaten Sidoarjo. Jika amanah itu dipegang dengan erat, kebaikan akan selalu menyertai dalam menjalankan roda pemerintahan di Pemkab Sidoarjo.  Nahdlatul Ulama (NU) akan ikut berperan dalam pembangunan Kabupaten Sidoarjo.

”Nomor satu amanah yang telah diberikan oleh Allah melalui Pilkada kemarin harus dijalankan dengan baik. Insya Allah ketika amanah itu dijalankan dengan baik, dengan ikhlas, semua akan berjalan dengan baik,” ucapnya.

Kiai Zainal meminta pemerintah daerah agar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Seperti pelayanan kesehatan maupun pendidikan. Harus tetap menjadi perhatian.

”Nahdlatul Ulama akan terus ikut bersama-sama membantu keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Kiai Zainal menegaskan, hubungan ulama dengan umara selama ini telah berjalan dengan baik. Bupati Subandii selama ini kerapkali meminta masukan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bahkan, kunjungan ke kantor PCNU Sidoarjo telah dilakukan Bupati Subandi bersama jajarannya untuk mendapatkan pesan dan masukan bagi keberlanjutan pembangunan. Program-program pembangunan bupati dan wakil bupati sudah berjalan baik.

”Saya pikir secara umum sudah berjalan dengan baiklah (pembangunan). Cuma mungkin perlu dirajut kebersamaan lagi. Karena, bagaimanapun, kalau semua bisa bersatu, bisa rukun, bisa guyub seperti satu bangunan satu yang kokoh.

Seperti sebuah hadis Nabi Muhammad SAW tentang kal bunyanil wahid. Kalau satu bangunan itu kokoh, siapa pun yang berteduh di sana akan merasa nyaman.

Bupati Subandi menyampaikan bahwa peran para ulama sangat penting dalam pembangunan daerah. Masukan dan bimbingan ulama menjadi salah satu modal dalam menjalankan pembangunan dengan baik. Karena itu, hubungan umara dengan ulama harus terus diperkuat. Salah satunya dengan bersilaturahmi.

”Nasihat para ulama sangat kita butuhkan dalam membangun pemerintah daerah. Keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak pernah terlepas dari peran para kiai,” ungkap Bupati Subandi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Halalbihalal Sidoarjo Bupati Subandi Pemkab Sidoarjo KH Nurcholis Misbah KH Zainal Abidin PC NU Sidoarjo Ponpes Al Amanah Sekda Fenny Apridawati Bahrul Amig Sidoarjo