KETIK, SURABAYA – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menerima penghargaan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur karena dinilai sukses dalam penyelenggaraan Mujahadah Kubro pada Februari 2026.
Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul didampingi Ketua PWNU Jatim KH Abdul Halim Mahfudz.
“Selamat kepada Wali Kota Malang. Kita ingat bagaimana suksesnya Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan 100 tahun Masehi NU bulan lalu,” ujar Gus Ipul di sela penyerahan penghargaan yang dikemas dengan Buka Bersama Ramadan 1447 Hijriah di Aula KH Hasyim Asy’ari Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Minggu, 15 Maret 2026.
Sekjen PBNU Jatim Saifullah Yusuf (kedua kiri) didampingi Ketua PWNU Jatim Gus Kikin (kiri) memberi ucapan selamat kepada Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kedua kanan) bersama Wakilnya, Ali Muthohirin di Aula KH Hasyim Asy’ari Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Minggu, 15 Maret 2026. (Foto: Fiqih Arfani/ketik.com)
Wali Kota Malang yang pada kesempatan tersebut didampingi Wakil Wali Kota Ali Muthohirin menerima kaligrafi logo NU, serta piagam penghargaan yang ditandatangani Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Manshur dan Ketua PWNU Jatim KH Abdul Halim Mahfudz.
“Saya sangat berterima kasih karena diapresiasi oleh PWNU Jatim atas suksesnya kami sebagai tuan rumah. Tentu warga Kota Malang sangat bangga atas perhatian ini,” ucap Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Ia secara khusus berterima kasih kepada warga Kota Malang karena telah bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran Mujahada Kubro yang puncaknya digelar di Stadion Gajayana pada 7-8 Februari 2026.
Ketua PWNU Jatim Gus Kikin berfoto bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat beserta jajaran Pemkot Malang usai penyerahan penghargaan di Aula KH Hasyim Asy’ari Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Minggu, 15 Maret 2026. (Foto: Fiqih Arfani/ketik.com)
“Ini kesadaran warga Malang. Kami juga sudah beberapa hari sebelumnya telah menyampaikan bahwa Malang jadi tuan rumah dan bakal kedatangan jemaah maupun tokoh-tokoh dalam jumlah besar. Alhamdulillah hasilnya sukses dan dilancarkan semua," tuturnya.
Mujahadah Kubro di Malang lalu didatangi jutaan warga Nahdliyyin dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah pejabat, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto juga hadir sehingga menjadikannya sebagai bagian dari sejarah NU. (*)
