KETIK, MALANG – Arus lalu lintas di Simpang Empat Karanglo, Kabupaten Malang, terpantau normal pada H-6 Lebaran, Minggu, 15 Maret 2026. Hingga saat ini, belum terlihat adanya kepadatan maupun peningkatan volume kendaraan yang signifikan, baik dari arah Exit Tol Singosari maupun jalur arteri Surabaya-Malang.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Malang sekaligus Perwira Pengendali (Padal) Pos Terpadu Karanglo, Ipda Umar Kiswoyo, mengonfirmasi bahwa kondisi lalu lintas tetap stabil sejak pagi hingga sore hari.
"Dari pemantauan yang kami lakukan mulai pukul 07.00 hingga pukul 16.20 WIB, arus lalu lintas masih terpantau lancar. Titik kepadatan atau trouble spot seperti di Simpang Lima Kepuharjo Karangploso juga terlihat landai," ujarnya kepada Ketik.com, Minggu, 15 Maret 2026.
Berdasarkan data mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, tercatat sebanyak 6.736 kendaraan keluar dari Tol Singosari menuju wilayah Kota Malang dan Kota Batu. Sebaliknya, pada periode yang sama, sebanyak 7.219 kendaraan masuk ke Tol Singosari dari arah Malang dan Batu.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Malang sekaligus Perwira Pengendali (Padal) Pos Terpadu Karanglo, Ipda Umar Kiswoyo saat memantau arus lalu lintas dari kamera CCTV yang terpasang di berbagai titik ruas jalan di Kabupaten Malang, Minggu,15 Maret 2026. (Foto: Kukuh/ketik.com)
Ipda Umar menjelaskan bahwa pergerakan kendaraan saat ini masih didominasi oleh masyarakat lokal. Fenomena arus mudik sendiri diprediksi baru akan terlihat dalam beberapa hari ke depan.
"Belum terlihat tanda-tanda pemudik baik yang naik sepeda motor maupun mobil. Kami prediksi, masyarakat baru akan melaksanakan mudik pada hari Selasa dan Rabu di tanggal 17 - 18 Maret," jelasnya.
Meski volume kendaraan belum melonjak, Polres Malang tetap menyiagakan personel secara penuh, termasuk tim urai di sejumlah titik rawan kemacetan.
"Untuk di wilayah utara, titik trouble spot yang menjadi atensi kami adalah Simpang Lima Kepuharjo dan Simpang Masjid Kembar yang semuanya berada di Jalan Raya Ngijo Kecamatan Karangploso. Sehingga, tim urai telah kami siagakan di titik-titik tersebut," ungkapnya.
Kepadatan di titik-titik tersebut umumnya dipicu oleh pertemuan arus (crossing). Terkait kemungkinan penerapan skema lawan arah (contraflow), Ipda Umar menekankan perlunya perencanaan yang matang dan terukur.
"Karena dianggap berisiko tinggi dan membutuhkan banyak personel. Tetapi yang jelas, kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengantisipasi kepadatan," ungkapnya.
Selain itu, Polres Malang juga mengimbau kepada seluruh pemudik yang menggunakan mobil ataupun sepeda motor supaya memperhatikan kondisi kelaikan kendaraannya. Dia memastikan, petugas akan senantiasa siap membantu pemudik yang mengalami kendala.
"Seperti di Pos Terpadu Simpang Empat Karanglo ini, ada layanan ganti oli gratis selama 14 hari. Termasuk, kami juga siapkan layanan rest area sehingga pemudik bisa beristirahat disini," tandasnya. (*)
