KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang terus melakukan penataan Tempat Penampungan Sementara (TPS) pada 2026. Saat ini, satu TPS di Kota Malang mendapat kucuran dana perbaikan dari program CSR senilai Rp200 juta.
Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, menjelaskan TPS tersebut berada di Jalan Simpang Gajayana dan menerima bantuan CSR dari Hotel Pelangi yang berlokasi tepat di seberangnya.
"Di tahun 2026 ini kita ada bantuan CSR untuk perbaikan TPS, dekatnya Hotel Pelangi. Kita dapat bantuan perbaikan TPS kurang lebih Rp200 juta," ujar Raymond, Jumat, 9 Januari 2026.
Menurut Raymond, banyak TPS yang membutuhkan perbaikan dan penataan. Seperti TPS Jatimulyo, TPS Pandanwangi, dan lainnya. Untuk TPS Simpang Wilis, sebelumnya sempat mendapatkan bantuan dari CSR namun tidak rampung.
"Ini sudah pergantian tahun, memang perlu diperbaiki. Bantuan dari CSR untuk perbaikan di 2026 ini baru 1 TPS," lanjutnya.
DLH Kota Malang sendiri sedang berupaya untuk menggalang CSR dari pihak swasta. Salah satu fokus dari revitalisasi ialah pengadaan atap penutup di setiap TPS.
Raymond menyebutkan, beberapa TPS yang ada di Kecamatan Lowokwaru tidak memiliki atap atau penutup. Imbasnya, ketika hujan, air dapat meluap dan menimbulkan bau tak sedap.
"Kemarin kita berusaha untuk di Bunulrejo, di Bunulrejo, kalau Mulyorejo sudah kita perbaiki. Terus beberapa TPS di Kecamatan Lowokwaru juga. Normalnya TPS harus ada atap penutup supaya kalau hujan, sampah tidak menjadi bau," katanya.
Tak hanya itu, perbaikan TPS di Jalan Gunung Muria kawasan Hutan Malabar juga belum mendapatkan alokasi anggaran di tahun 2026. Untuk itu DLH Kota Malang berupaya agar perbaikan TPS tersebut masuk ke Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026 atau alokasi anggaran di 2027.
"Sudah kita rencanakan tetapi karena memang tidak dapat anggaran, nanti masih berusaha apakah nanti itu di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) atau di tahun 2027," tutupnya.
