KETIK, BREBES – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, sebuah komunitas mekanik Brebes menggelar aksi servis sepeda motor gratis bagi warga yang terdampak musibah banjir Ketanggungan. Kegiatan ini difokuskan untuk membantu mobilitas warga yang kendaraannya mengalami kerusakan akibat terendam air.
Puluhan warga tampak antusias membawa sepeda motor mereka ke sejumlah posko perbaikan, salah satunya di posko bengkel milik Suntoro di Dusun Limbangan, Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan.
Layanan yang diberikan pada hari Jumat, 27 Maret 2026 ini meliputi pembersihan mesin, penggantian oli, hingga pengecekan busi dan sistem kelistrikan agar motor dapat kembali digunakan untuk beraktivitas normal.
Kepala Desa Buara, Dadang Prayitno, menyampaikan apresiasi kepada warganya dan menyebut bahwa inisiatif ini murni merupakan wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.
"Saya sangat mengapresiasi langkah dari Komunitas Mekanik Brebes, di mana meraka yang merupakan warga kami memiliki kepedulian sosial tinggi untuk meringankan beban warga," kata Dadang.
Sementara pemilik bengkel, Suntoro, mengatakan, banyak motor yang mogok setelah terendam banjir, dan dengan keikhlasanya bersama komunitas mekanik Brebes ingin membantu meringankan beban masyarakat.
"Melalui keahlian yang kami miliki, kami berharap bisa membantu memulihkan kondisi ekonomi warga melalui transportasi yang laik," ujarnya.
Aksi ini mendapat apresiasi positif dari warga sekitar yang merasa sangat terbantu, mengingat biaya perbaikan motor pascabanjir biasanya tidak sedikit. Komunitas ini berharap langkah kecil mereka dapat menginspirasi kelompok masyarakat lain untuk saling bahu-membahu dalam situasi sulit.
Diketahui, banjir melanda wilayah Ketanggungan pada Rabu, 25 Maret 2026. Banjir akibat luapan Sungai Babakan yang membelah wilayah Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, merendam ratusan rumah dan berdampak pada ribuan jiwa.
Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa tembok. Selain itu, dua ekor sapi hanyut dan mati, 13 ekor kambing terbawa arus, satu jembatan amblas, serta satu rumah roboh. Jalan nasional juga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 60 cm. (*)
