PRPP Dukung Kemandirian Pangan Masyarakat, Polindes Jadi Ujung Tombak Pengembangan Akuaponik

30 Agustus 2025 22:00 30 Agt 2025 22:00

Thumbnail PRPP Dukung Kemandirian Pangan Masyarakat, Polindes Jadi Ujung Tombak Pengembangan Akuaponik
PT Kilang Pertamina Internasional lewat PRPP bersama Polindes Kartika desa Wadung, dan Sumurgeneng, Kecamatan Jenu dalam program pengembangan sumber pangan melalui perkebunan dan perikanan akuaponik (30 Agustus 2025)(Foto Ahmad Istihar/Ketik)

KETIK, TUBAN – Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) dukung Poliklinik Desa (Polindes) sebagai penyedia layanan kesehatan untuk kegiatan utama, serta dapat mendukung program kemandirian pangan.

Hal ini disampaikan Sr. Officer CSR PRPP  Yuli Witantra, dalam kegiatan penyerahan perangkat akuaponik bersamaan progam edukasi kesehatan masyarakat bertajuk Cara PRPP Ikut Mengembangkan Masyarakat Sehat Sejati (Cantik Di Hati) di Balai Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

“Alhamdulillah melanjutkan kegiatan serupa dari tahun sebelumnya kami kembali menyelenggarakan program Cantik Di Hati. Meskipun prevalensi stunting Tuban sudah turun, kami tetap percaya bahwa kegiatan atau program terkait kesehatan masyarakat harus secara berkesinambungan dilaksanakan. Oleh karena itu kami dengan kemampuan yang ada tetap ikut mendukung hal tersebut," kata Yuli dalam keterangan tertulisnya, Jumat 30 Agustus 2025.

Ia menyampaikan komitmen Proyek GRR Tuban untuk mengembangkan masyarakat sekitar area proyek di segala bidang termasuk di bidang pengembangan kesehatan masyarakat.

Yuli, menggarisbawahi Polindes memiliki posisi strategis dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pola hidup sehat termasuk dalam penyediaan makanan sehat untuk keluarga.

"Polindes dapat pula berperan penting dalam penyediaan makanan sehat secara mandiri kepada masyarakat," imbuhnya 

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan desa Kecamatan Jenu, Muhammad Syaifudin Zuhri, mewakili pemerintah kecamatan pada kegiatan itu, mengapresiasi langkah proyek GRR Tuban yang dinilai sejalan dengan program Kecamatan Jenu untuk turut serta secara aktif dalam upaya penurunan tingkat prevalensi stunting Kabupaten Tuban.

“Pekerjaan rumah kita bersama, bukan hanya pemerintah desa, kecamatan, serta warga masyarakat desa. Termasuk seluruh elemen terkait penanggulangan stunting. Stunting ini menjadi program fokus dari pemerintah pusat yang diturunkan hingga daerah," ungkapnya.

Menurutnya, program-program edukasi kesehatan seperti ini yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai upaya bersama dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Diketahui, selain penyerahan bantuan perangkat akuaponik, PRPP juga menghadirkan kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait kesehatan masyarakat yaitu dari Puskesmas Jenu dengan materi terkait higienitas makanan dan juga dari Kampoeng Tani Tuban yang menyampaikan pelatihan kegiatan perkebunan dan perikanan dengan metode akuaponik. 

Kepala Desa Sumurgeneng Gihanto menyatakan apresiasi atas program CSR yang diselenggarakan oleh PRPP sebagai bentuk kepedulian yang secara konsisten ditunjukkan oleh Perusahaan. Dia berharap program-program seperti ini tetap dijalankan oleh PRPP di desa yang dipimpinnya di masa mendatang.

Sebagai informasi, edukasi kesehatan masyarakat Cantik Di Hati ini merupakan kelanjutan kegiatan sejenis tahun 2024 silam. Sejalan dukungan pilar ke-2 Asta Cita, terkait kemandirian atau swasembada pangan, kegiatan ini sekaligus merupakan salah satu upaya seluruh elemen Proyek GRR Tuban terkait komitmen implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) khususnya terkait TPB nomor 2 Tanpa Kelaparan serta nomor 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Data diterima selain di desa Wadung, kegiatan serupa dilaksanakan di desa Sumurgeneng dengan melibatkan 70 kader Posyandu dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dari kedua desa.(*)

 

Tombol Google News

Tags:

Pertamina KPI PRPP GRR kilangtuban kesehatan Pemkabtuban