KETIK, MALANG – Dalam kehidupan sehari-hari, kamu mungkin akan bertemu 1 atau 2 orang yang mrnyebalkan, bahkan bisa saja lebih. Jika hal tersebut terjadi kepadamu, maka kita mengalami hal yang sama.
Tak jarang orang menyebalkan datang dari keluarga, teman, kerabat, atau bahkan di tempat kerja. Bayangkan betapa lelah dan menguras energi jika seharian harus berhadapan dengan orang yang menyebalkan.
Ada sedikit tips yang bisa diterapkan, ini dia!
1. Jangan Berekspektasi
Turunkan ekspektasi kamu dengan berpikir dia akan menjadi pribadi yang lebih baik. Hal tersebut mustahil terjadi jika tidak ada teguran ataupun kesadaran dari dalam dirinya.
Dengan menurunkan ekspektasi, kamu akan lebih siap menerima sikap mereka. Lagi pula, berharap apa pada orang-orang menyebalkan. Tidak ada artinya.
2. Utarakan Saja, Jangan Menumpuk Kebencian
Lindungilah dirimu. Jika sikapnya sudah keterlaluan, utarakan saja. Siapa tahu dia perlahan akan sadar. Jika kamu terus menerus membiarkannya, maka khawatirnya kebencian akan menumpuk dalam dirimua. Kamu akan semakin terserap dengan energi negatif. Tapi ya gitu, jangan berekspektasi apapun.
3. Pura-pura Mendengarkan, Respon Seperlunya
Jika kamu orang baik namun sudah merasa muak dengan sikapnya, pura-pura saja mendengarkan apa yang dia katakan. Bila perlu, kamu dapat merespon ala kadarnya.
4. Sabar, Anggap Saja Dia Orang Aneh
Sugesti diri kamu sendiri bahwa kamu adalah orang yang bijak dan sabar. Memang ada banyak karakter manusia di muka bumi ini. Mungkin kamu juga akan hera dari sekian banyaknya sifat yang diciptakan oleh Tuhan, mengapa dia memilih menjadi orang menyebalkan. Ya memang begitu lah manusia. Anggap saja dia orang aneh dan tidak jelas.
5. Menjauh, Jangan Terlalu Sering Berteman Dengannya
Memangnya, kamu mau apa lagi jika terus menerus diuji kesabaran oleh orang menyebalkan. Tinggalkan saja. Membuat batasan untuk diri sendiri itu diperbolehkan. Jika kamu terus menerus menahan diri dan berteman dengannya, kasihan dengan kesehatan mentalmu. Kamu tidak perlu meninggalkan, cukup menjauh dan kurangi momen dengannya. (*)
