Perjuangan Bupati Nagan Raya, Demi Temui Korban Banjir Terpaksa Jalan Kaki Lima Kilometer

11 Desember 2025 20:04 11 Des 2025 20:04

Thumbnail Perjuangan Bupati Nagan Raya, Demi Temui Korban Banjir Terpaksa Jalan Kaki Lima Kilometer

Bupati Nagan Raya, TRK bersama rombongan terpaksa harus berjalan kaki demi berjumpa dengan warga korban banjir di Beutong Ateuh, Selasa, 9 Desember 2025. (Foto: Tom/Ketik)

KETIK, NAGAN RAYA – Dalam kondisi medan yang nyaris tak lagi dapat dilewati kendaraan, Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR. Keumangan, atau TRK, menunjukkan komitmen penuh dalam menangani bencana besar yang melanda wilayahnya.

Pada Selasa, 9 Desember 2025 lalu, Bupati TRK menempuh perjalanan ekstrem dengan berjalan kaki sejauh sekitar empat hingga lima kilometer untuk mencapai kawasan permukiman warga yang luluh lantak akibat banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

Langkah ini terpaksa ditempuh setelah seluruh akses jalan, jembatan antar desa, hingga fasilitas umum hilang disapu air bah. Tidak ada jalur yang tersisa selain jalan setapak sempit yang berubah menjadi kubangan lumpur, dipenuhi material kayu dan bebatuan sisa banjir.

Dari Desa Blang Meurandeh, perjalanan panjang itu dimulai. Rombongan terus bergerak melintasi Desa Blang Puuk, menyusuri bekas permukiman Desa Kuta Teungoh, hingga akhirnya tiba di kawasan paling parah terdampak—Desa Babah Suak—yang kini rata, menyisakan puing dan hamparan lumpur tebal. Bencana ini disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah Nagan Raya.

Sepanjang perjalanan, Bupati TRK tak henti menyaksikan kehancuran: rumah-rumah warga porak-poranda, lahan pertanian tertimbun lumpur hingga tak lagi dikenali, dan fasilitas umum yang rusak total. Situasi ini membuatnya semakin teguh untuk memastikan penanganan cepat di lapangan.

“Apalagi yang harus kita tunggu. Sesulit apa pun medannya, kita harus sampai langsung ke lapangan. Mereka menunggu, dan kita tidak boleh terlambat memastikan seluruh kondisi dan data riil untuk tindakan yang lebih cepat dan tepat pada masa pemulihan nanti,” tegas Bupati TRK di sela-sela perjalanan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, Plt. Sekda Zulkifli, Wakapolres Nagan Raya, Danyon TP 856/SBS, Camat Beutong Ateuh Banggalang, Danpospol, Kepala Bappeda, para keuchik, serta sejumlah perwakilan masyarakat. Kehadiran rombongan ini menjadi penanda keseriusan pemerintah daerah dalam bertindak cepat merespons bencana besar ini.

Bupati TRK menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan berupaya maksimal membuka kembali akses jalan, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, dan mempercepat rehabilitasi serta rekonstruksi di wilayah terdampak paling parah. (*)

Tombol Google News

Tags:

Banjir Aceh Aceh Banjir Aceh Nagan Raya Bupati TRK TR Keumangan Beutong Ateuh Banggalang