KETIK, LEBAK – Seorang pemudik asal Tegal, Jawa Tengah, Herman, mengaku harus menempuh perjalanan selama 16 jam untuk bisa tiba di kampung halamannya di Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, pada arus mudik Lebaran 2026.
Hal tersebut disampaikan Herman saat ditemui wartawan, Kamis 19 Maret 2026.
Ia menjelaskan, perjalanan panjang tersebut terbagi dalam dua etape, yakni dari Tegal menuju Bandung dan dilanjutkan ke wilayah Lebak.
“Dari Tegal sampai ke Bandung itu menghabiskan waktu sekitar 8 jam, dan bensin menghabiskan Rp80 ribu,” ujar Herman.
Ia melanjutkan, perjalanan dari Bandung ke Kabupaten Lebak kembali memakan waktu yang sama.
“Dari Bandung sampai ke Lebak itu juga menghabiskan waktu sekitar 8 jam, dan bensin menghabiskan Rp60 ribu,” katanya.
Dengan demikian, total waktu tempuh perjalanan dari Tegal hingga Lebak mencapai 16 jam dengan total biaya bahan bakar kendaraan roda dua sebesar Rp140 ribu.
“Artinya dari Tegal sampai ke Lebak saya menghabiskan uang bensin sekitar Rp140 ribu,” ucapnya.
Dalam perjalanan tersebut, Herman mengaku mengandalkan aplikasi navigasi Google Maps untuk menentukan rute perjalanan karena tidak mengetahui jalur yang dilalui.
“Saya menggunakan Google Maps karena tidak tahu jalan, jadi sangat membantu selama perjalanan,” tuturnya.
Meski perjalanan cukup panjang, Herman menyebut kondisi arus lalu lintas relatif lancar meski terdapat kepadatan di sejumlah titik.
“Kalau untuk arah Tegal ke Lebak Alhamdulillah lancar, walaupun ramai. Tapi tidak seperti daerah lain seperti jalur Jawa ke Lampung yang lebih padat. Jadi di sini ramai tapi masih bisa berjalan,” pungkasnya. (*)
