Pemkab Lebak Anggarkan Rp555 Juta untuk Pasar Murah, Ini Rinciannya

14 Januari 2026 12:10 14 Jan 2026 12:10

Thumbnail Pemkab Lebak Anggarkan Rp555 Juta untuk Pasar Murah, Ini Rinciannya

Halaman depan kantor Disperindag kabupaten Lebak. (Foto: Abdul Kohar/ketik.com)

KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak akan kembali menggelar kegiatan pasar murah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. 

Program ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi dan kenaikan harga menjelang Ramadan.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak, Yani, mengatakan bahwa pelaksanaan pasar murah Ramadan tahun 2026 telah direncanakan dan dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) bidang perdagangan.

“Pasar murah Ramadan ini insya Allah akan dilaksanakan di 28 kecamatan, seperti tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaannya direncanakan mulai tanggal 3 Februari hingga 26 Februari 2026, sepanjang tidak ada perubahan,” ujar Yani ketika diwawancarai oleh ketik.com, Rabu 14 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai kebutuhan pokok dengan jumlah yang cukup besar. 

Lanjut Yani, untuk komoditas beras disediakan sebanyak 17.500 paket dengan berat masing-masing 5 kilogram. 

"Gula pasir juga disiapkan sebanyak 17.500 paket dengan kemasan 1 kilogram, minyak goreng sebanyak 17.500 liter per paket 1 liter, serta tepung terigu sebanyak 17.500 kilogram dengan kemasan 1 kilogram per paket,"jelasnya 

Selain itu, Disperindag Kabupaten Lebak juga menyediakan telur ayam sebanyak 6.000 kilogram atau setara 6 ton, dengan kemasan 1 kilogram per paket. 

Seluruh paket sembako tersebut akan disalurkan melalui kegiatan pasar murah di 28 kecamatan, dengan rata-rata sekitar 600 paket per kecamatan. Khusus telur, kuota yang disediakan rata-rata sekitar 200 paket per kecamatan.

Dalam program ini, Pemerintah Kabupaten Lebak memberikan subsidi harga yang cukup signifikan. Untuk beras 5 kilogram disubsidi sebesar Rp15.000 per paket, gula pasir 1 kilogram disubsidi Rp4.000, minyak goreng 1 liter disubsidi Rp5.000, tepung terigu 1 kilogram disubsidi Rp5.000, serta telur ayam 1 kilogram disubsidi sebesar Rp8.000.

“Jika diakumulasikan, nilai subsidi untuk satu paket kebutuhan pokok tersebut kurang lebih mencapai Rp37.000,” jelas Yani.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pasar murah Ramadan 2026, Pemerintah Kabupaten Lebak mengalokasikan anggaran subsidi sekitar Rp555 juta.

Yani menambahkan, pembukaan pasar murah direncanakan akan dipusatkan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Cibadak, Kalanganyar, dan Rangkasbitung. 

Pembukaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal Februari 2026 dan akan dipusatkan di satu lokasi, sebagaimana pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Rencana pembukaan pasar murah sekitar tanggal 3 Februari 2026 dan akan dihadiri oleh pimpinan daerah. Namun, jadwal tersebut masih bersifat tentatif karena kami masih berkoordinasi dengan pimpinan,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Disperindag Lebak Kabid Perdagangan Yani Pemkab lebak Pasar Murah Subsidi 555 juta 2026 ketik.com sambut bulan Ramadan