Pemkab Halsel Ultimatum OPD: CKG Masuk Penilaian Kinerja, Tak Capai Target TTP Melayang

2 Februari 2026 22:20 2 Feb 2026 22:20

Thumbnail Pemkab Halsel Ultimatum OPD: CKG Masuk Penilaian Kinerja, Tak Capai Target TTP Melayang

Pj Sekretaris Daerah Halmahera Selatan Abdillah Kamarullah saat diwawancara sejumlah wartawan usai rapat Senin 2 Februari 2026 (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Pemkab Halsel) menegaskan komitmennya mengejar target Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga 80 persen pada 2026. Seluruh unsur lintas sektor diminta bergerak serempak, dari puskesmas hingga desa.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, mengatakan program CKG merupakan bagian dari pelaksanaan visi misi Presiden melalui Asta Cita dengan semangat Sehat dan Sejahtera.

“Pemda Halmahera Selatan berkomitmen menjalankan visi misi Presiden Asta Cita. Karena itu, kami ingin Kabupaten Halmahera Selatan hadir dengan tag Sehat Sejahtera,” ujar Abdillah, Senin 2 Februari 2026.

Abdillah mengakui capaian CKG tahun 2025 belum memenuhi target pemerintah pusat. Dari target 36 persen, realisasi baru mencapai 33,4 persen atau masih kurang 2,6 persen.

“Memang belum memenuhi target. Tapi untuk 2026, targetnya naik dan kita sudah lakukan simulasi,” jelasnya.

Menurut Abdillah, simulasi dilakukan di seluruh 32 Puskesmas dengan skema capaian harian. Hasilnya, jika setiap hari layanan CKG berjalan, target 80 persen dinilai realistis dicapai hingga akhir 2026.

“Setiap hari harus ada pelayanan CKG. Dari situ bisa kita lihat per bulan capaian berapa persen sampai akhir tahun,” tegasnya.

Dalam rapat penggalangan komitmen lintas sektor, Abdillah juga menekankan bahwa capaian CKG akan menjadi bagian dari penilaian kinerja aparatur.

“Ini sudah diingatkan langsung oleh Pak Bupati. CKG masuk item penilaian kinerja,” katanya.

Ia bahkan menegaskan sanksi bagi pimpinan yang tidak mencapai target. Mulai dari kepala puskesmas, camat, hingga Kepala Dinas Kesehatan.

“Kalau target tidak tercapai sesuai simulasi harian dan bulanan, maka TTP tidak akan diberikan. Ini bentuk sanksi,” ujarnya.

Abdillah menekankan pentingnya sinergi. Kepala puskesmas diminta berkolaborasi dengan Puskesmas pembantu (Putsu), camat, kepala desa, hingga sektor pendidikan.

“Kami juga akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan agar kepala sekolah, guru, dan tenaga administrasi ikut mendukung. Kalau tidak bersinergi, target ini tidak akan tercapai,” jelasnya.

Rapat lintas sektor tersebut turut dihadiri perwakilan perusahaan seperti GMM dan Harita yang menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan CKG di Halmahera Selatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasyim, menegaskan target 80 persen pada 2026 merupakan ketetapan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Target provinsi untuk Halmahera Selatan adalah 80 persen di 2026. Ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan dukungan seluruh stakeholder,” kata Asia.

Ia menjelaskan, meski target RPJMN 2025 berada di angka 34 persen, pemerintah provinsi menetapkan target lebih tinggi, yakni 70 persen pada 2025 dan 80 persen pada 2026.

“Target provinsi memang lebih tinggi dari RPJMN. Tahun 2024 saja target RPJMN 46 persen, tapi provinsi menetapkan 80 persen,” jelasnya.

Asia menyebut seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara wajib mengejar target tersebut, termasuk Halmahera Selatan.

“Karena itu hari ini kita lakukan penggalangan komitmen lintas sektor, dari OPD, camat, kepala desa, hingga perusahaan,” pungkasnya.

Tombol Google News

Tags:

Halmahera Selatan Abdillah Kamarullah CKG cek kesehatan gratis Target 2026 Asia Hasyim Pemkab Halsel Maluku Utara