Bupati Kang DS Sampaikan Duka Cita Longsor KBB

Pemkab Bandung Waspadai Timbulnya Retakan Tanah

26 Januari 2026 23:49 26 Jan 2026 23:49

Thumbnail Pemkab Bandung Waspadai Timbulnya Retakan Tanah

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat peringatan Isra Mi'raj, di Masjid Al Fathu Soreang, Senin (26/1/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan turut belasungkawa atas musibah longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Longsor terjadi Sabtu (24/1/2026) dini hari lalu yang hingga kini tercatat 38 jasad ditemukan dan 42 masih dalam pencarian. Bupati Bandung menyampaikan empatinya itu saat pelaksanaan peringatan Isra Mi'raj, di Masjid Al Fathu Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Senin (26/1/2026).

"Kami merasa prihatin dengan kejadian bencana longsor itu. Saya sudah instruksikan dalam pelaksanaan rakor (rapat koordinasi bulanan Pemerintah Kabupaten Bandung), para ASN (Aparatur Sipil Negara) Kabupaten Bandung akan melakukan kegiatan peduli bencana longsor untuk KBB," kata Bupati Kang DS.

Kejadian bencana longsor di KBB, kata Kang DS, tentunya dijadikan suatu gambaran bahwa sebelumnya pula telah terjadi bencana longsor di Arjasari Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

"Saya pun tadi dapat kabar dari Camat Ibun, bahwa di Kamojang sudah mulai ada retakan. Dan setelah di-assessment tadi sekitar kurang lebih 30 meter, harus segera di TPT (Tembok Penahan Tebing)," kata Kang DS.

Melihat kondisi di lapangan seperti itu, Kang DS menegaskan sejumlah rumah dan warung di sekitar kawasan retakan harus segera dievakuasi. "Ini langkah-langkah yang harus segera dilakukan," kata dia.

Bupati Kang DS menginstruksikan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, untuk segera melaksanakan mitigasi bencana di Kabupaten Bandung.

"Ini harus betul-betul segera dilakukan dan harus segera diedukasi dan disosialisasikan kepada masyarakat. Terutama daerah rawan bencana, kurang lebih di 15 kecamatan di Kabupaten Bandung. Tentunya ini harus menjadi perhatian khusus supaya tidak terjadi di Kabupaten Bandung," tegasnya.

Dalam rangka mitigasi bencana, BPBD Kabupaten Bandung sudah melakukan pelatihan-pelatihan kepada warga sekitar. Terutama kita akan melihat juga di 15 kecamatan itu, apabila terjadi gempa dan sebagainya.

"Di lokasi area aman harus ada pelatihan-pelatihan yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat sekitarnya," imbuhnya.

Kang DS kembali mengingatkan di daerah Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung ada lokasi dengan retakan hampir sekitar 50 sentimeter.

"Kami sudah memantau ke sana dan meninjau langsung. Saya sudah meminta kepada warga sekitar untuk pindah ke tempat yang lebih aman. Tetapi warganya masih bertahan, sehingga saat itu saya meminta kepada warga untuk membuat pernyataan. Jangan sampai menyalahkan pemerintah daerah," tandasnya.

Hal-hal seperti itu, Kang DS berharap kepada masyarakat untuk kerjasamanya dan memohon kesadaran masyarakat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diharapkan.

"Apabila menemukan lokasi-lokasi yang rawan, saya kira masyarakat harus paham dan juga harus mengikuti arahan dari Kalak BPBD. Hal ini untuk meminimalisir permasalahan yang bakal terjadi, apalagi sampai menimbulkan korban atau mengakibatkan jatuhnya korban. Saya berharap kepada masyarakat untuk kerjasamanya," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat rapat koordinasi dengan para camat se-Kabupaten Bandung, harus standby di tiap-tiap wilayahnya dan harus turun ke lapangan untuk menyampaikan informasi yang utuh dan akurat.(*)

Tombol Google News

Tags:

longsor kbb longsor cisarua Longsor BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds