KETIK, MALANG – Manajemen Arema FC buka suara ihwal kecilnya animo suporter untuk menonton langsung laga kandang Singo Edan pada paruh pertama musim ini. Mereka mengaku bahwa sedikitnya animo penonton tak lepas dari belum moncernya prestasi Arema FC sejauh ini.
"Kita harus menyadari bahwa prestasi tim merupakan salah satu pemikat bagi teman-teman Aremania untuk datang langsung ke Kanjuruhan," ucap Manajer Bisnis Arema FC, Munif Bagaskara Wakid.
"Ini yang sedang kita dalami dan evaluasi agar tim semakin baik, solid, dan bisa menang di Kanjuruhan," sambungnya.
Arema FC, sejauh ini, menjadi salah satu tim yang paling sedikit ditonton kala bermain di kandang. Dari delapan pertandingan kandang mereka, Singo Edan 'hanya' ditonton total 21.699 orang.
Rekor penonton terbanyak Arema sejauh ini terjadi pada laga kontra Persija Jakarta. Waktu itu, ada 10.314 orang yang mendukung langsung perjuangan Dedik Setiawan dan kawan-kawan di Kanjuruhan.
Sementara, rekor penonton paling sedikit Arema FC musim ini terjadi pada laga tunda pekan kedelapan, kontra Persita Tangerang. Waktu itu, laga hanya ditonton 405 orang.
Selain soal prestasi tim yang sedang seret kemenangan, menurut Munif, ada sejumlah hal lain yang membuat jumlah penonton kandang Arema FC mengalami paceklik.
"Kemarin kan akhir tahun. Banyak yang perlu menabung agar berlibur bersama keluarga," tutur Munif.
"Di sisi lain, laga kandang sering digelar pada hari kerja. Hal-hal seperti ini yang juga jadi pertimbangan," ia menandaskan. (*)
