Momen Bersejarah, Ratusan Jemaah Padati Salat Idul Fitri Perdana di Masjid Ar-Rahman Padangan

21 Maret 2026 20:28 21 Mar 2026 20:28

Thumbnail Momen Bersejarah, Ratusan Jemaah Padati Salat Idul Fitri Perdana di Masjid Ar-Rahman Padangan

Suasana pelaksanaan Salat Idulfitri 2026 di Masjid Ar-Rahman, Pohgembol, Desa Padangan, Ngantru, Tulungagung. (Foto : Haroya/ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Masjid Ar-Rahman di Desa Padangan, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, untuk pertama kalinya menggelar Salat Idulfitri 1447 Hijriah secara perdana, Sabtu, 21 Maret 2026. Pelaksanaan salat berlangsung khidmat dan diikuti ratusan jemaah yang memadati area masjid sejak pagi hari.

Masjid Ar-Rahman yang baru diresmikan pada 25 Januari 2026 itu menjadi pusat pelaksanaan Salat Idulfitri perdana bagi warga setempat. Sejak pukul 05.30 WIB, arus jemaah yang didominasi warga lokal dan pemudik mulai berdatangan dan memenuhi area dalam masjid hingga ke halaman.

Kapasitas ruang utama masjid terisi penuh dalam waktu singkat. Panitia kemudian menyiapkan saf tambahan di area teras dan halaman untuk menampung membludaknya jemaah.

"Ini adalah momen yang kami tunggu-tunggu. Setelah peresmian Januari lalu, akhirnya kami bisa merayakan kemenangan Idulfitri di rumah ibadah kebanggaan warga Padangan ini," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Dalam khutbah Salat Idulfitri perdana tersebut, khatib menekankan pentingnya menjaga persatuan serta meningkatkan rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadan.

Masjid Ar-Rahman diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemegahan arsitektur, tetapi juga berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pemersatu warga di wilayah Ngantru dan sekitarnya.

Kepala Desa Padangan, Sutopo, mengatakan peresmian Masjid Ar-Rahman pada awal 2026 memang diproyeksikan menjadi ikon baru di wilayah Ngantru.

"Semoga Masjid Ar-Rahman menjadi makmur untuk ibadah bagi masyarakat Padangan dan bermanfaat bagi orang banyak," ujar Sutopo.

Ia menambahkan, pelaksanaan Salat Idulfitri perdana yang berjalan tertib menjadi bukti bahwa fasilitas masjid siap digunakan untuk kegiatan ibadah dalam skala besar.

Selain itu, panitia juga memastikan pelaksanaan salat berjalan tertib dengan dukungan pemuda masjid yang membantu pengaturan saf. Fasilitas wudu dan pendingin udara di dalam masjid juga dinilai berfungsi dengan baik, sehingga menambah kenyamanan jemaah selama beribadah.

Usai pelaksanaan salat, jemaah melanjutkan tradisi bersalam-salaman di halaman masjid sebagai bentuk kebersamaan di hari raya Idulfitri. (*)

Tombol Google News

Tags:

hari raya idul fitri #Masjid Ar-Rahman #Desa Padangan #Ngantru Tulungagung