KETIK, SURABAYA – Dalam khutbah singkat yang dijelaskan Ustaz Adi Hidayat seorang pendakwah populer Indonesia mengajak para jemaah untuk selalu meningkatkan hakikat takwa sebagai tujuan utama ibadah puasa di Bulan Ramadan.
Ajakan ini disampaikan saat ustaz Adi Hidayat sedang mengisi khutbah salat Jumat pada 20 Februari 2025 di salah satu masjid Indonesia. Ia menjelaskan bahwa segala aktivitas yang dilakukan manusia akan selalu didampingi dengan tujuan.
“Insan yang beraktivitas dimuka bumi ini apapun yang dikerjakan dalam aktivitasnya selalu melekat dengan tujuan anda bekerja memiliki tujuan mengumpulkan harta menyalurkan hobi atau meningkatkan profesionalitas, seorang yang belajar dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi juga memiliki tujuan, menikah berkeluarga juga memiliki tujuan," terang pendakwah tersebut.
Oleh karena itu, Allah SWT selalu menuntut kita untuk menjalankan segala perintahnya salah satunya ialah menunaikan ibadah puasa di Bulan Ramadhan karena hal tersebut bukan sekedar menahan diri dari rasa lapar, melainkan suatu pembentukan pribadi yang bertaqwa, pengendalian diri serta meingkatkan kualitas keimanan seorang muslim.
Puasa Ramadan adalah suatu keistimewaan yang Allah perintah untuk para umatnya dan arahan ini diturunkan di bulan sya’ban pada tahun ke 2 hijrah, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 183, berbunyi:
“Hai semua yang telah menyatakan beriman kepadaku, yakin tuhan kita adalah Allah, yakin kita menyemah Allah, hanya menuhankan Allah yang satu tidak yang lainnya, buktikan keberimananmu kepadaku kata Allah dengan menunaikan perintahku,” jelas Ustaz Adi Hidayat di kanal youtube Adi Hidayat Official.
Definisi taqwa yang diterangkan oleh ustaz Adi Hidayat, ia menekankan bahwa orang bertaqwa akan lebih sabar dalam menahan emosi, menjauhi perbuatan buruk dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Taqwa itu bukan hanya sekedar menjalankan ritual tetapi bagaimana ibadah itu membentuk akhlaq," ungkap ustaz Adi Hidayat.
Lebih lanjut, Ia juga menerangkan proses pembentukan taqwa yang merujuk pada pribadi masing-masing, bagaimana orang tersebut dapat mengendalikan hawa nafsunya dan mampu untuk berupaya menjaga ketaqwaannya kepada Allah SWT.
Sebagai penutup, Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa ramadhan menjadi suatu momentum pendidikan yang mendorong umat islam untuk lebih taat untuk menjalankan perintahnya dan mewujudkan rasa taqwa dengan menjauhi segala larangannya. (*)
