KETIK, MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang optimis tekan transmisi campak. Pasalnya dengan capaian Outbreak Response Immunization (ORI), target herd immunity di Kota Malang dapat terwujud.
Kepala Dinkes Kota Malang Husnul Muarif menjelaskan saat ini capaian ORI di Kota Malang telah mencapai 95,6 persen. Jumlah tersebut dinilai telah memenuhi target yang ditetapkan pemerintah.
"Untuk penyakit campak kita kan sudah melakukan ORI. Pencapaiannya 95,6 persen jadi sudah mencapai daripada target dan herd immunity. Diharapkan dengan itu tidak ada lagi transmisi untuk kasus campak," ujarnya, Minggu 22 Maret 2026.
Terlebih Kota Malang sempat dilanda 17 kasus campak yang tersebar di Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Sukun. Namun kini anak-anak yang sempat terinfeksi telah dalam kondisi sehat.
"Semuanya kondisinya sudah sehat. Campak itu didahului oleh panas, batuk pilek, kemudian ada bintik-bintik, kadang-kadang mata juga merah. Itu semuanya sudah diselesaikan, diterapi baik di tingkat pertama maupun rujukan di rumah sakit," lanjutnya.
Husnul menjelaskan bahwa Dinkes Kota Malang berwenang melakukan antisipasi di bidang krisis kesehatan. Mengingat cuaca ekstrem hingga kondisi arus lalu lintas, khususnya pada momen Lebaran 2026 ini dapat menjadi pemicu dan memberikan dampak terhadap kesehatan.
"Itulah yang teman-teman dimitigasi. Bisa lewat Puskesmas yang ada, juga lewat menghubungi kita di 119, dan yang terakhir lewat di pospam dan poposyan jelas Husnul. (*)
