Ikuti tren Hampers Lebaran 2026, Usaha Rumahan Warga Kabupaten Malang Ini Kebanjiran Pesanan

22 Maret 2026 13:00 22 Mar 2026 13:00

Thumbnail Ikuti tren Hampers Lebaran 2026, Usaha Rumahan Warga Kabupaten Malang Ini Kebanjiran Pesanan

Aneka hampers Lebaran dengan susunan isi bertingkat yang dibuat tinggi. (Foto: Dok. ketik.com)

KETIK, MALANG – Momentum Hari Raya Idulfitri masih identik dengan tradisi berbagi hampers atau parsel kepada keluarga dan kerabat. Selain praktis, hampers juga menjadi cara sederhana untuk menjaga silaturahmi di momen Lebaran.

Pada Lebaran 2026 ini, tren hampers menunjukkan sedikit perubahan, yaitu dari segi penyusunan isi. Salah satu pelaku usaha hampers rumahan di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Imroatul Hasanah, mengatakan bahwa tren hampers di lebaran tahun ini, penyusunan isi dibuat lebih tinggi ke atas. 

“Trend hampers lebaran di tahun ini modelnya dibikin tinggi ke atas,” ujarnya.

Untuk isinya biasanya disusun berlapis agar terlihat lebih menarik.

"Bagian bawah diisi wafer kaleng, di atas mie instan, sirup, minyak goreng, dan teh," katanya.

Imroatul sendiri telah menjalankan usaha hampers rumahan ini selama sekitar dua tahun dari rumahnya di Kecamatan Tajinan. Meski bekerja di pabrik rokok dengan sistem shift, ia tetap melayani pesanan pelanggan yang biasanya datang melalui WhatsApp.

Di Lebaran tahun ini, pesanan hampers yang diterimanya mencapai sekitar 500 paket dengan harga yang cukup terjangkau bagi masyarakat.

“Tahun ini pesanan sekitar 500 paket hampers. Kalau harganya, mulai dari Rp20 ribu saja,” tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Hampers Lebaran parsel lebaran tren hampers 2026 usaha rumahan UMKM Kabupaten Malang Lebaran 2026 Kecamatan Tajinan