Lolos SNBP 2026, Siswi SMK Surabaya Pilih Ilmu Hukum demi Cita-cita Jadi Wartawan

1 April 2026 19:00 1 Apr 2026 19:00

Thumbnail Lolos SNBP 2026, Siswi SMK Surabaya Pilih Ilmu Hukum demi Cita-cita Jadi Wartawan

Ekspresi bahagia Filza Tiarania Az Zahra saat melihat hasil pengumuman SNBP 2026 yang menyatakan dirinya lolos di program studi Ilmu Hukum. (Foto: Nadifah Meidina/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Kabar bahagia datang dari salah satu siswa SMK Negeri di Kota Surabaya.

Filza Tiarania Az Zahra, siswi SMK Negeri 1 Surabaya jurusan Produksi Siaran Program Televisi (PSPT), berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 pada program studi Ilmu Hukum.

“Biru! Saya lolos, alhamdulillah,” ujar Filza saat diwawancarai usai pengumuman SNBP.

Dalam pilihannya, Filza menempatkan Universitas Jember sebagai pilihan pertama dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur sebagai pilihan kedua, dengan jurusan yang sama, yakni Ilmu Hukum.

Filza mengaku memilih Universitas Jember setelah melakukan pencarian informasi terkait kualitas program studi hukum di berbagai kampus.

Menurutnya, selain kampus-kampus besar di Indonesia, kualitas Ilmu Hukum di Universitas Jember juga tergolong baik.

Selain itu, keinginannya untuk merasakan suasana baru di luar Surabaya menjadi pertimbangan utama.

“Saya ingin mencoba lingkungan baru, karena dari kecil sudah tinggal di Surabaya,”ujar siswi SMK Negeri 1 Surabaya itu.

Berbeda dengan mayoritas siswa SMK jurusan broadcasting yang cenderung melanjutkan ke Ilmu Komunikasi, Filza justru mantap memilih Ilmu Hukum.

Ia mengaku tidak tertarik pada bidang sains maupun teknik yang saat ini sedang populer. Sebaliknya, ketertarikannya pada isu-isu hukum, politik, dan kriminal menjadi alasan utama.

“Saya suka mengikuti isu-isu yang ramai, seperti hukum dan kriminal. Tapi saya merasa masih kurang dasar, jadi ingin belajar lebih dalam,” ujar siswi yang berhijab itu 

Tak hanya itu, pilihan tersebut juga berkaitan dengan cita-citanya menjadi seorang wartawan.

Menurutnya, pemahaman hukum akan menjadi bekal penting dalam menulis berita yang akurat dan berbobot.

“Kalau jadi wartawan, kita kan menulis. Menurut saya akan lebih mudah kalau punya dasar ilmu hukum, apalagi banyak berita tentang kriminal dan politik,” tambahnya.

Menariknya, Filza mengaku tidak memiliki metode belajar yang terlalu ketat selama di sekolah.

Ia bahkan menyebut dirinya lebih sering belajar saat mendekati ujian atau menggunakan sistem “kebut semalam”.

Namun, satu hal yang selalu ia jaga adalah konsistensi dalam mengerjakan tugas.

“Saya mungkin tidak belajar setiap hari, tapi saya tidak pernah telat atau melewatkan tugas. Semua saya kerjakan semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Konsistensi tersebut membuahkan hasil, hingga ia berhasil masuk peringkat 10 besar di jurusannya dan memenuhi syarat sebagai siswa eligible SNBP.

Kisah Filza menjadi inspirasi bahwa keberhasilan dalam SNBP tidak hanya ditentukan oleh intensitas belajar, tetapi juga kedisiplinan dan konsistensi.

Ia berpesan kepada siswa lain untuk tetap fokus pada tujuan dan memahami minat diri sendiri dalam memilih jurusan.

“Yang penting kenali kemampuan diri dan tetap konsisten,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

SMKN 1 Surabaya SNBP 2026 Universitas Jember Filza Tiarania Az Zahra surabaya