KETIK, TUBAN – Yayasan Kumala Bhayangkari kian kokoh dalam komitmennya mensukseskan progam Makan Bergizi Gratis (MBG) salah satu prioritas progam inisiatif Presiden Prabowo Subianto.
Tercatat 3 dapur milik Yayasan Kumala Bhayangkari telah beroperasi di Kabupaten Tuban. Terbaru, Senin, 2 Februari 2026 bertempat di jalan Bulu Bancar desa Sadang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, digelar tasyakuran dan grand opening ceremony SPPG Sadang II Jatirogo.
Kepala SPPG Tangsi Sadang II, Yongki Putut Wijayanto menyebutkan bahwa, 3 lembaga satuan pendidikan yakni SMA, dan SMP akan menjadi penerima manfaat pekan pertama pendistribusian MBG.
"Minggu pertama ada total 969 penerima manfaat meliputi siswa SMA Bader, SMA dan SMP Renjana Mulia sebagai PM SPPG Sadang," ucapnya
SPPG berkomitmen untuk memberikan pelayanan higienis dan profesional sesuai standar yang telah ditetapkan dan segera evaluasi.
Selain itu, dalam proses pengelolaan, mulai penerimaan bahan, pengolahan, pendistribusian, dilakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan.
"kami akan terus evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan agar manfaat SPPG dapat dirasakan secara optimal, serta mampu mendukung program yang dicanangkan berkelanjutan," sambungnya
Camat Jatirogo, Suherman menandaskan pentingnya seluruh pengelola SPPG menaati serta melaksanakan SOP program MBG secara konsisten. Ia meminta setiap tahap kegiatan produksi dapur harus berjalan sesuai ketentuan maupun petunjuk teknis Badan Gizi Nasional.
"Harap kami pihak - pihak terkait melakukan pengawasan berkelanjutan dan turut melihat langsung proses pendistribusian ke penerima manfaat, sehingga kualitas, keamanan, dan ketepatan sasaran program MBG dapat terjamin," pintanya.
Kapolsek Jatirogo Iptu M. Arif Nugroho berharap keberadaan SPPG Tangsi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta bisa mendukung kelancaran program telah dicanangkan.
"Ini judulnya makan bergizi bukan memberi makan jadi kami sampaikan kepada pengelola dapur untuk tetap mengikuti mekanisme atau aturan dari Ahli Gizi," ujarnya
Iptu Arif berpesan terhadap manajemen SPPG senantiasa menjaga kekompakan dan profesionalisme di setiap kegiatan operasional. Dengan begitu, tugas berjalan baik dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
"Kami harap kalau ada persolan tolong berkoordinasi dengan Forkopimcam," imbuhnya
Danramil Jatirogo Kapten Czi Yanto, mengingatkan kepada seluruh pihak operasional SPPG yang hadir pentingnya pengawasan, pendampingan, kontrol, serta evaluasi secara berkelanjutan terhadap seluruh pelaksanaan kegiatan MBG. Ini bertujuan agar progam Nasional MBG berjalan sesuai juknis dan standar yang ditetapkan BGN.
"Babinsa akan turut membantu melaksanakan kontrol di lapangan, khususnya dalam proses pendistribusian ke penerima manfaat. Sehingga, program makan bergizi ini terlaksana aman, tertib, dan tepat sasaran," jelasnya
Kapten Yanto menambahkan,.dengan adanya jalinan sinergi yang baik antara SPPG, pemerintah kecamatan, TNI–Polri dan seluruh unsur terkait, setiap potensi kendala di lapangan dapat diantisipasi sejak dini demi kelancaran pelayanan kepada penerima manfaat.
"Ibaratnya kata pelayanan tidak ada harganya ketika puas, semua diam. Sebaliknya ketika kecewa semua teriak. Kalau ada error di lapangan, kami (Forkopimcam) kena tegur. Maka penting jalin sinergi maupun koordinasi dilakukan SPPG sesuai petunjuk teknis tata kelola MBG," tandasnya
Mitra Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari H. Munir, menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran progam agar operasional dapur SPPG Sadang II dapat berjalan baik, tertib, berkelanjutan serta menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan, kedisiplinan, maupun tanggung jawab seluruh personel.
"Saya harap keberadaan SPPG mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi sarana penguatan kerja sama antara Yayasan Kemala Bhayangkari dengan seluruh unsur terkait di wilayah sini," ujarnya
"Keberadaan dapur Sadang II harap kami memberikan manfaat berkelanjutan, penyerapan tenaga kerja lokal, serta penguatan perekonomian wilayah sekitar," tutupnya
Pantauan di lapangan acara grand opening SPPG Sadang 2 di tandai pemotongan pita tanda kegiatan di mulai dan di tutup dengan doa serta potong tumpeng oleh Kepala Yayasan Kemala Bhayangkari. (*)
