KETIK, BREBES – Puskesmas Jagalempeni yang berada di Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, meluncurkan inovasi layanan antar-jemput gratis bagi pasien, khususnya ibu hamil yang akan menjalani persalinan. Program bertajuk ANJELIN (Antar Jemput Pasien Bersalin) ini dirancang untuk meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi.
Melalui program tersebut, Puskesmas Jagalempeni memberikan layanan antar-jemput bagi pasien dari tujuh desa wilayah kerjanya, yakni Desa Tegalgandu, Jagalempeni, Glonggong, Sisalam, Tanjungsari, Siwungkuk, dan Dukuhringin.
“Inovasi ini diharapkan tidak hanya memudahkan mobilitas pasien, tetapi juga memastikan setiap ibu hamil memperoleh penanganan medis tepat waktu di fasilitas kesehatan,” kata Kepala UOBF Puskesmas Jagalempeni, dr. Suparto Hary Wibowo, Senin, 2 Februari 2026, di kantornya.
Koordinator Pelayanan Puskesmas Jagalempeni, Noor Adnin Hardianti, melalui bidan yang bertugas, Bidan Erin Ayuningtyas, menyampaikan bahwa program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selama pelaksanaan layanan, pihaknya mengaku tidak menghadapi kendala berarti, meski tetap terdapat tantangan di lapangan.
“Kendala kami rasa tidak ada. Namun tantangan muncul ketika pasien tinggal di gang sempit yang tidak dapat dilalui ambulans, sehingga staf harus membantu pasien berjalan kaki menuju kendaraan. Apalagi tidak semua pasien memiliki sepeda motor atau mobil. Bahkan bagi yang memiliki sepeda motor pun masih mengalami kesulitan, terutama saat pasien sudah memasuki fase persalinan lanjut. Karena itu, program antar-jemput persalinan gratis ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Bidan Erin.
Masyarakat pun menyambut baik layanan tersebut. Salah satu warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya program ANJELIN, terutama ketika tidak memiliki kendaraan atau pendamping. “Sangat terbantu, apalagi kalau suami sedang bekerja atau tidak ada kendaraan di rumah. Tinggal telepon, ambulans atau petugas langsung datang,” ujarnya.
Upaya peningkatan layanan persalinan juga diperkuat oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dengan menghadirkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal) yang menjamin akses pelayanan kesehatan standar bagi ibu hamil, bersalin, dan pascapersalinan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Brebes secara berkelanjutan menjalankan berbagai program strategis untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui pendekatan layanan kesehatan yang lebih intensif dan merata.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah “Nakes Door to Door”, inisiatif Bupati Brebes Paramitha Widyakusuma yang bertujuan mendekatkan layanan kesehatan langsung ke rumah warga, khususnya dalam pemantauan ibu hamil berisiko tinggi.
Program tersebut diperkuat melalui regulasi berupa Peraturan Bupati Brebes Nomor 25 Tahun 2024 yang mengatur jasa pelayanan persalinan, termasuk bagi bidan praktik mandiri yang terintegrasi dengan Puskesmas, guna memastikan layanan kesehatan yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.
Seluruh program ini dijalankan dengan dukungan sinergi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, fasilitas pelayanan kesehatan, serta berbagai mitra kesehatan guna meningkatkan kualitas layanan ibu dan anak secara berkelanjutan.
