KAI Daop 8 Surabaya Optimalkan Ketersediaan Sarana, 20 KA Berangkat Tepat Waktu

16 Januari 2026 17:23 16 Jan 2026 17:23

Thumbnail KAI Daop 8 Surabaya Optimalkan Ketersediaan Sarana, 20 KA Berangkat Tepat Waktu

Salah satu kereta api KAI yang sedang berhenti di salah satu stasiun. (Foto: Humas PT KAI Daop 8 Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Keterlambatan kedatangan sejumlah Kereta Api (KA) jarak jauh akibat luapan air yang merendam jalur KA pada petak jalan Stasiun Kalibodri–Stasiun Kaliwungu, tepatnya di KM 20+7/8, pada Jumat, 15 Januari 2025 malam, diantisipasi oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya dengan mengoptimalkan ketersediaan sarana.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberangkatan perjalanan KA dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya tetap tepat waktu.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa guna meminimalkan dampak keterlambatan akibat gangguan perjalanan pada lintas utara yang terjadi pada Kamis 15 Januari 2026 malam, KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian sarana rangkaian KA untuk keberangkatan pada Jumat 16 Januari 2026. Upaya ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada masa libur panjang pekan ini, tetap berjalan optimal.

Hingga Jumat 16 Januari 2026 pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 21 perjalanan KA berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya. Rinciannya, sembilan perjalanan KA berangkat dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, tujuh perjalanan KA dari Stasiun Surabaya Gubeng, dan lima perjalanan KA dari Stasiun Malang.

Dari jumlah tersebut, hanya satu perjalanan KA yang mengalami keterlambatan keberangkatan, yaitu KA Ambarawa Ekspres relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi–Stasiun Semarang Poncol, dengan keterlambatan selama 17 menit.

“KAI senantiasa berkomitmen untuk mengedepankan keselamatan perjalanan sekaligus menjaga keandalan operasional, termasuk ketepatan waktu keberangkatan kereta api. Meski sempat terjadi gangguan akibat luapan air yang merendam jalur KA di wilayah pantai utara, kami memastikan 20 perjalanan KA dari Daop 8 Surabaya tetap berangkat tepat waktu, terlebih pada masa libur panjang Isra Mikraj,” ujar Mahendro.

Setiap harinya, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 43 perjalanan KA jarak jauh yang terdiri dari 38 perjalanan KA reguler dan lima perjalanan KA tambahan selama periode libur panjang Isra Mikraj. Jumlah tersebut belum termasuk KA yang melintas di wilayah Daop 8 Surabaya.

Pada hari pertama libur panjang Isra Mikraj, KAI Daop 8 Surabaya mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api. Berdasarkan data hingga Jumat, 16 Januari pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 29.552 pelanggan menggunakan transportasi kereta api di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Jumlah tersebut terdiri atas 13.930 penumpang berangkat dan 15.622 penumpang datang. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring jadwal keberangkatan dan kedatangan KA hingga malam hari.

Lonjakan penumpang juga terjadi pada Kamis 15 Januari 2026, dengan total 35.698 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Rinciannya, sebanyak 19.240 penumpang berangkat dan 16.458 penumpang datang.

KAI telah mengantisipasi lonjakan penumpang dengan mengoptimalkan operasional perjalanan KA, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelayanan di stasiun.

“KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh perjalanan kereta api pada periode libur panjang ini berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Mahendro.

Untuk mendukung kelancaran layanan, KAI Daop 8 Surabaya meningkatkan pengawasan keamanan serta memastikan kebersihan dan kenyamanan area pelayanan penumpang.

Seluruh petugas juga disiagakan untuk membantu penumpang, khususnya pada jam-jam keberangkatan favorit.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode libur panjang Isra Mikraj dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” tutup Mahendro.(*)

Tombol Google News

Tags:

KAI surabaya terlambat Kereta Api