KETIK, KEDIRI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun memperkuat layanan angkutan Lebaran 2026 dengan menambah dua perjalanan kereta api, yakni KA Gajayana dan KA Brantas tambahan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa mudik dan arus balik Idulfitri.
Selain dua KA tambahan tersebut, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan total 62 perjalanan kereta api selama periode angkutan Lebaran. Khusus wilayah Kediri, tersedia 26 perjalanan kereta api yang melayani keberangkatan dan kedatangan dari arah barat maupun timur.
“Secara total di Daop 7 Madiun kurang lebih ada 62 perjalanan kereta api. Sedangkan khusus di wilayah Kediri ada 26 perjalanan kereta baik dari arah barat maupun timur,” kata Manajer Humas Daop 7 Madiun, Tohari saat meninjau kesiapan angkutan lebaran di Stasiun Kediri, Kamis, 12 Februari 2026.
KAI menambah perjalanan tersebut untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Hingga pertengahan Februari, KAI mencatat 47 ribu tiket masa angkutan Lebaran dari wilayah Daop 7 Madiun telah terjual. Jumlah itu diperkirakan terus meningkat menjelang periode angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
“Sementara untuk kedatangan sudah ada 62 ribu pelanggan yang melakukan reservasi tiket menuju wilayah Daop 7 Madiun,” imbuhnya.
Mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca yang tidak menentu, KAI Daop 7 Madiun menyiagakan berbagai perlengkapan darurat di titik strategis. Perusahaan menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di 15 stasiun, mulai dari Stasiun Walikukun hingga Stasiun Blitar.
KAI juga menyiapkan lokomotif posko dan armada cadangan guna mempercepat penanganan kondisi darurat. Selain itu, petugas melakukan penjagaan ekstra di jalur rawan selama 24 jam untuk memastikan keselamatan perjalanan.
“Kami tingkatkan pengawasan di titik rawan terdampak bencana. Kami pastikan seluruh jalur di wilayah Daop 7 berada dalam kondisi prima untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api,” ujarnya.
KAI mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya. Pemesanan lebih dini tidak hanya membantu pemerataan arus penumpang, tetapi juga memberi peluang memperoleh tarif yang lebih terjangkau.
“KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan mudik yang selamat, aman, dan nyaman. Semua upaya ini merupakan wujud nyata dari semangat KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan komitmen ‘Semakin Melayani,” pungkasnya. (*)
