11 KA di Daop 7 Madiun Berhenti Luar Biasa Akibat Gempa Pacitan, Perjalanan Dilanjutkan Usai Pemeriksaan Jalur

27 Januari 2026 14:37 27 Jan 2026 14:37

Thumbnail 11 KA di Daop 7 Madiun Berhenti Luar Biasa Akibat Gempa Pacitan, Perjalanan Dilanjutkan Usai Pemeriksaan Jalur

Kereta saat berhenti di sebuah stasiun usai terjadi gempa Pacitan (Foto: KAI)

KETIK, KEDIRI – Sebelas Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, berhenti luar biasa akibat adanya gempa magnitudo 5.5 dengan pusat gempa lokasi 8.14 LS, 111.33 BT (25 Km Timur Laut Pacitan-Jawa Timur) kedalaman 105 Km pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 08.21 WIB.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan sesuai Standar Operasional (SOP) bila terjadi gempa semua KA berhenti.

"SOP kami bila terjadi gempa, semua KA berhenti untuk menunggu pemeriksaan jalur KA menunggu dipastikan harus semua jalur aman dilewati KA di wilayah pasca gempa yang terasa," kata Tohari.

Menurut Tohari apabila gempa dirasakan, maka KA yang sedang dalam perjalanan diminta berhenti secara serentak. Hal itu dilakukan oleh pengendali KA melalui radio lokomotif terpusat.

Setelah seluruh KA berhenti, selanjutnya petugas Unit Jalan dan Jembatan (JJ) melakukan pemantauan guna memastikan kondisi jalan maupun jembatan dalam kondisi aman dilewati KA pascagempa yang terasa.

Adapun KA-KA yang berhenti pasca gempa, di wilayah Daop 7 Madiun, sejumlah 11 KA, di antaranya:

1. KA Madiun Jaya (KA 143B) relasi Madiun-Pasarsenen berhenti di Stasiun Walikukun 

2. KA Kahuripan (KA 274) relasi Kiaracondong-Blitar berhenti di Stasiun Walikukun

3. KA BIAS (KA 576A) relasi Adi Soemarmo-Madiun berhenti di Stasiun Madiun

4. KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen (KA 161) berhenti di Stasiun Madiun

5. KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Pasarsenen (KA 89) berhenti di petak jalan antara Stasiun Saradan-Caruban

6. KA Sancaka (KA 84B) relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng berhenti di petak jalan antara Stasiun Ngawi-Geneng

7. KA Singasari (KA 150) relasi Pasarsenen-Blitar berhenti di petak jalan Magetan Madiun

8. KA Sancaka (KA 81B) relasi Surabayagubeng-Yogyakarta berhenti di Stasiun Nganjuk

9. KA Malabar (KA 69) relasi Malang-Bandung berhenti di Stasiun Papar

10. KA Parcel Tengah (KA 302) di petak jalan antara Sukomoro-Baron

11. KA Commuter Line Dhoho (KA 402) berhenti di Stasiun Ngujang

"Setelah jalur dinyatakan aman untuk dilintasi KA, pada pukul 08.49 semua KA dapat berjalan normal sesuai grafik perjalanan KA," pungkasnya.

KAI senantiasa berkomitmen mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA. Potensi bahaya sekecil apapun harus di minimalisir guna memastikan keselamatan penumpang dan petugas KA.(*)

Tombol Google News

Tags:

Gempa Pacitan Humas KAI PT KAI Persero PT Kereta Api Indonesia Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian KAI Daop 7 Madiun BMKG