KETIK, JAKARTA – Memilih oli mesin mobil ternyata tidak bisa sembarangan. Sebab, ada beberapa jenis oli mesin yang pemilihannya harus disesuaikan dengan spesifikasi dan tahun produksi.
Berdasarkan bahan dasarnya, ada tiga jenis oli mesin mobil. Berikut penjelasannya dan jenis kendaraan yang cocok yang dinukil dari berbagai sumber:
Oli Mineral
Oli mineral merupakan jenis oli yang paling konvensional dan telah digunakan sejak lama. Oli jenis ini terbuat dari penyulingan minyak bumi. Karena itu, harganya termasuk yang paling ekonomis.
Namun, oli jenis ini biasanya lebih cepat menguap dan tidak tahan terhadap suhu tinggi. Oli mineral lebih cocok untuk mobil yang diproduksi di bawah tahun 2000-an atau mobil yang membutuhkan kekentalan tinggi.
Oli Semi-Sintetik
Oli jenis ini merupakan campuran antara oli mineral dan oli sintetik. Sehingga dari sisi kualitas dan perlindungan lebih baik dari oli mineral, tentunya dengan harga yang masih terjangkau.
Oli semi-sintetik lebih tahan panas dan stabil dan memiliki masa pakai lebih lama daripada oli mineral murni. Oli jenis ini cocok untuk keluaran terbaru yang digunakan untuk pemakaian harian.
Oli Full Sintetik
Oli Full Sintetik memiliki struktur molekul sempurna dan seragam. Oli jenis ini sangat tahan terhadap panas, bahkan yang ekstrem sekalipun. Penguapannya sangat rendah dan mampu melumasi hingga celah mesin terkecil.
Oli full sintetik cocok untuk mobil berperforma tinggi, mobil mewah, mesin turbo, atau mobil keluaran terbaru yang membutuhkan oli encer. Harganya tentu lebih mahal.(*)
