KETIK, TEGAL – Haul sewindu Almarhum Ki Entus Susmono, mantan Bupati Tegal sekaligus dalang kondang yang dikenal hingga tingkat internasional, digelar keluarga besar almarhum bersamaan dengan pengajian umum di kediamannya di Desa Bengle, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Selasa, 3 Februari 2026.
Acara tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah dan berlangsung khidmat.
Sejumlah tokoh nasional, ulama, serta pejabat pemerintah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir di antaranya Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Forkopimda, kepala daerah sekitar, hingga tokoh agama nasional.
Dalam sambutannya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar almarhum Ki Entus Susmono yang secara konsisten menggelar haul sebagai ruang doa bersama dan refleksi.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan keselamatan Kabupaten Tegal yang saat ini tengah menghadapi sejumlah bencana alam.
"Kami mohon doa dari para kiai dan seluruh jamaah agar Kabupaten Tegal segera diberi keselamatan, bencana cepat reda, dan alam kembali membaik," ujar Ischak di hadapan jamaah.
Menurutnya, haul sewindu bukan sekadar mengenang wafatnya sosok Ki Entus Susmono, melainkan juga menjadi momentum mengingat kembali jasa dan keteladanan almarhum bagi daerah.
Ia menyebut Ki Entus sebagai figur pemimpin sekaligus seniman yang mampu menyatukan nilai budaya, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Beliau adalah dalang dari Tegal yang dikenal sampai mendunia. Melalui seni wayang, almarhum menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan dakwah dengan cara yang unik dan bisa diterima semua kalangan," ungkapnya.
Ischak menambahkan, kepemimpinan yang dijalankan saat ini merupakan kelanjutan dari estafet yang telah dirintis para pendahulu, termasuk Ki Entus Susmono.
Ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan, iman, dan Islam, serta memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Sementara itu, putra almarhum Ki Entus Susmono, Ki Haryo Entus Susmono, yang mewakili keluarga besar, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendoakan almarhum.
"Atas nama keluarga besar, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Tegal, Forkopimda, para ulama, serta seluruh masyarakat yang telah berkenan hadir dan mendoakan almarhum ayah kami. Semoga semua doa yang dipanjatkan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua," tuturnya.
Ki Haryo berharap nilai-nilai perjuangan, keteladanan, serta pesan-pesan kebaikan yang selama ini disampaikan almarhum melalui seni dan pengabdian kepada daerah dapat terus hidup dan menginspirasi generasi muda.
"Kami berharap apa yang telah dirintis almarhum dapat terus dilanjutkan, baik dalam menjaga seni budaya wayang maupun dalam semangat membangun Kabupaten Tegal yang guyub, rukun, dan penuh kebersamaan," pungkasnya.
Pengajian umum dalam rangka haul sewindu ini menghadirkan penceramah nasional KH Miftah Maulana Habiburrahman dan Ustaz Yusuf Mansur. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Haul sewindu Ki Entus Susmono tidak hanya menjadi ajang doa dan refleksi, tetapi juga mempererat kebersamaan lintas daerah serta menguatkan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Tegal.(*)
