KETIK, BATU – Nahdlatul Ulama (NU) genap berusia satu abad berdasarkan penanggalan Masehi pada Sabtu, 31 Januari 2026. Momentum bersejarah ini mendapat apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat, tak terkecuali dari kalangan dunia usaha di Kota Batu.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batu, Suryo Widodo, menilai capaian satu abad ini sebagai prestasi yang luar biasa. Terlebih, usia organisasi ini melampaui usia kemerdekaan Indonesia yang saat ini masih berada di angka delapan dekade.
Menurutnya, perjalanan panjang NU selama 100 tahun menunjukkan kekuatan organisasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Usia satu abad NU adalah perjalanan yang luar biasa. Indonesia sendiri usianya belum mencapai itu, tetapi NU sudah membuktikan konsistensinya selama 100 tahun menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya, pada Senin, 2 Februari 2026.
Ia menilai, peran NU selama ini sangat strategis sebagai penyeimbang kehidupan sosial dan kebangsaan. NU dinilai mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat, baik kelompok mayoritas maupun minoritas, sehingga berkontribusi besar dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman Indonesia.
“NU menjadi penyeimbang. Ia bisa mengayomi semua masyarakat, baik yang minoritas maupun mayoritas. Itu yang membuat NU memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan Indonesia,” katanya.
Terkait peran NU di tingkat daerah, khususnya di Kota Batu, Direktur utama Jatim Park Group ini menilai kontribusi NU sudah berjalan sangat baik. Ia tidak memberikan catatan khusus, karena menurutnya sinergi yang terbangun selama ini telah memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Untuk Kota Batu, saya melihat semuanya sudah berjalan dengan sangat baik. Tidak ada masukan khusus, karena peran NU sudah terasa,” ucapnya. (*)
