KETIK, MAGETAN – Awal Ramadan, SMA Negeri 1 Barat mengadakan Pembinaan Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan sekaligus peresmian Kick Off SMA Doube Track, Jumat, 12 Februari 2026. Acara tersebut berlangsung di aula SMA Negeri 1 Barat mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB.
Dalam acara pembinaan kinerja ini, pemateri pertama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Ponorogo Maskun, S.Pd., M.M menekankan, di zaman digital ini guru sebaiknya menghindari viralitas yang tidak perlu, karena jejak digital akan sulit dihilangkan.
"Sebagai seorang guru haruslah mengajarkan kepada murid muridnya etika dalam bermedia sosial (medsos). Sopan santun dalam bermedsos harus selalu dijaga," ujarnya.
Maskun juga mengingatkan agar guru rajin membuat konten-konten yang berkaitan dengan pembelajaran. Konten-konten yang memberikan wawasan baru dalam pembelajaran, pembiasaan karakter baik, atau aktualisasi pengembangan diri.
Selain itu, Maskun menyarankan agar guru memberikan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan untuk peserta didik. Guru haruslah kreatif dalam menjalankan pembelajaran. Guru juga bisa menyelami psikologis murid-muridnya. "Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh murid dalam proses belajar adalah akibat dari diabaikannya kondisi psikologis yang ada dalam diri peserta didik," paparnya.
Sementara itu, Mujiono, S.Pd., M.Pd. selaku pengawas SMA Negeri 1 Barat Magetan menyarankan agar guru selalu melakukan aktualisasi diri dan pengembangan diri. Dunia terus berubah dan berkembang, jika guru diam dan tidak belajar maka pembelajaran tidak lagi kontekstual. "Seorang guru harus rajin membaca buku-buku baru, rajin mencoba aplikasi- aplikasi baru, menulis jurnal, atau bahkan menerbitkan buku," jelasnya.
Pembelajaran di era digital, lanjut Mujiono, harus kontekstual. Jika tidak, murid akan bosan dan tidak termotivasi. Pembelajaran harus disesuaikan dengan dunia siswa yang sudah sangat digital. Para guru tidak bisa lagi hanya disuruh mengerjakan LKS, mengerjakan PR di buku, atau hafalan.
"Karena pembelajaran sudah sangat digital, bapak ibu gurunya juga harus belajar digitalisasi pembelajaran. Bapak ibu belajar editing di Capcut misalnya. Itu juga bagian dari menyelami dunia siswa masa kini," terang Mujiono.
Acara pembinaan kinerja berlangsung antusias dan interaktif. Banyak guru yang mengajukan pertanyaan kepada pemateri Maskun dan Mujiono.
Kick Of SMA Double Track
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan peresmian Kick Off Program SMA Double Track (DT) SMA Negeri 1 Barat oleh Kacabdin Wilayah Ponorogo, Maskun. Program SMA Double Track SMA Negeri 1 Barat adalah sebuah program kewirausahaan di SMA Negeri 1 Barat yang mewadahi keinginan wirausaha para guru, murid, dan warga masyarakat di SMA Negeri 1 Barat Magetan.
Pembukaan program ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Maskun. "Saya bersyukur acara hari ini berjalan lancar. Pembinaan kinerja perlu dilakukan untuk meningkatkan kompetensi para guru dan tenaga kependidikan di dunia kerja yang terus berkembang," ujarnya.
Sekedar diketahui, Program SMA Double Track adalah program andalan di SMAN 1 Barat. "Semoga tahun ini program DT terus maju dan berkembang," ucap Kepala SMA Negeri 1 Barat Magetan Drs. Sudjianto, M.M. (*)
