Wujudkan Swasembada Pangan Nasional 2025

Gubernur Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

8 Januari 2026 09:40 8 Jan 2026 09:40

Thumbnail Gubernur Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

Presiden RI Prabowo memberikan penghargaan kepada Gubernur Khofifah atas prestasinya wujudkan swasembada pangan (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto atas kontribusi Jawa Timur dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026. 

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan di Jawa Timur, khususnya para petani, kelompok tani, pemerintah daerah, Forkopimda, serta dukungan Kementerian Pertanian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis 5 Januari 2026, Jawa Timur menjadi produsen padi dan beras tertinggi nasional sepanjang 2025. Produksi padi mencapai 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG), dengan produksi beras 6.096.344 ton.

Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2024 dan mengukuhkan Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional, mengungguli Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Keberhasilan ini ditopang berbagai program strategis, antara lain mekanisasi pertanian, penyediaan benih unggul, optimalisasi irigasi, serta peningkatan luas panen padi dari 1.616.985 hektare pada 2024 menjadi 1.842.519 hektare pada 2025, atau naik 13,95 persen, dengan Luas Tambah Tanam (LTT) mencapai 2.426.073 hektare.

“Kenaikan produksi padi dan beras pada 2025 merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir dan menunjukkan dampak nyata dari komitmen bersama,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan swasembada pangan bukan sekadar capaian statistik, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang harus dijaga keberlanjutannya, sekaligus diiringi peningkatan kesejahteraan petani dari hulu ke hilir.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah dan petani di Indonesia atas keberhasilan mewujudkan swasembada pangan 2025.

“Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran petani. Mereka adalah ujung tombak kedaulatan pangan bangsa,” tegas Prabowo. 

Presiden Prabowo optimistis swasembada pangan akan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan rakyat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jawa Timur Satyalancana Wira Karya Presiden Prabowo Swasembada Pangan Nasional 2025