Gerakan ASRI, BKKBN Jabar Gelar Bersih-bersih Sungai Cikapundung

4 Februari 2026 20:51 4 Feb 2026 20:51

Thumbnail Gerakan ASRI, BKKBN Jabar Gelar Bersih-bersih Sungai Cikapundung

BKKBN Jabar membersihkan sampah di Sungai Cikapundung Kolot, Kel Binong, Kec Batununggal Kota Bandung, Rabu (4/2/26).(Foto:BKKBN Jabar)

KETIK, BANDUNG – Perwakilan Kemendukbangga/ BKKBN Jawa Barat melaksanakan Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), dengan membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Cikapundung Kolot, Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal Kota Bandung, Rabu 4 Februari 2026.

Selain melibatkan seluruh ASN BKKBN Jabar, kegiatan bersih-bersih ini diikuti pula para penyuluh KB, kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Komunitas Gober (Gorong-gorong Bersih) dan komunitas Kampung KB Guyub.

Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Dadi Roswandi menyampaikan pentingnya masyarakat menjaga dan mencintai sungai karena dampak yang ditimbulkan akan dirasakan kerugiannya oleh masyarakat.

Menurut Dadi, peran masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Dimulai dari kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah ke sungai, mengelola limbah rumah tangga dengan baik, hingga terlibat dalam kegiatan gotong royong dan komunitas peduli lingkungan.

"Kesadaran kolektif ini akan membentuk budaya cinta sungai sebagai aset bersama” tandas Dadi.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, pemerintah mendorong penataan lingkungan secara berkelanjutan. Mulai dari ruang publik hingga pemukiman warga. Penataan lingkungan bukan kebetulan, penataan lingkungan sebagai fondasi kualitas hidup, ketertiban sosial, dan daya saing bangsa.

"Gerakan ini bersifat nasional, lintas sektor, dan berbasis perubahan perilaku, bagian dari investasi masa depan Indonesia," ujar Dadi.

Ketua Kampung KB Guyub, Wawan menambahkan saat ini berbagai tantangan masih dihadapi dalam pengelolaan sungai, mulai dari pencemaran sampah rumah tangga, limbah industri, hingga alih fungsi lahan di sekitar daerah aliran sungai.

“Apabila tidak ditangani secara serius, kerusakan sungai dapat memicu bencana seperti banjir, krisis air bersih, dan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, upaya menjaga sungai harus menjadi agenda bersama lintas sektor” kata Wawan.

Untuk itulah menjaga kelestarian sungai merupakan langkah strategis dalam mewujudkan Indonesia yang asri, sehat, dan berkelanjutan. Sungai bukan hanya sumber air kehidupan, tetapi juga penopang ekosistem, ekonomi masyarakat, serta wajah lingkungan suatu daerah.

"Kondisi sungai yang bersih dan terawat mencerminkan kepedulian bersama terhadap alam dan masa depan generasi mendatang," pungkas Wawan.(*)

Tombol Google News

Tags:

sungai cikapundung cikapundung BKKBN Kemendukbangga BKKBN Jabar sampah sungai