Banner #ketikmudik

Mudik 2026, Jumlah Penumpang yang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Capai 898.864 Orang

22 Maret 2026 20:38 22 Mar 2026 20:38

Thumbnail Mudik 2026, Jumlah Penumpang yang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Capai 898.864 Orang

Suasana Dermaga 2 Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Minggu 22 Maret 2026. (Foto: Andriego/ketik.com)

KETIK, LAMPUNG SELATAN – Arus mudik Lebaran 2026 pada jalur penyeberangan Sumatera–Jawa dan sebaliknya menunjukkan adanya peningkatan jumlah penumpang secara keseluruhan.

Data dari Posko Bakauheni yang meliputi Pelabuhan Merak, Ciwandan, serta BBJ Bojonegara mencatat bahwa total penumpang yang menyeberang sejak H-10 hingga hari H mencapai 898.864 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari penumpang pejalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, angka ini mengalami kenaikan sebesar 1,3 persen dari total 887.461 orang.

Peningkatan ini mengindikasikan bahwa masyarakat cenderung melakukan perjalanan mudik lebih awal. Kondisi tersebut turut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan pada puncak arus mudik.

Hal ini terlihat dari data pada hari H, yakni 21 Maret 2026, di mana jumlah penumpang tercatat sebanyak 50.353 orang. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 7,3 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 54.323 orang.

Selain jumlah penumpang, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera selama periode H-10 hingga hari H juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Tercatat sebanyak 239.608 unit kendaraan telah menyeberang, naik 6,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 225.448 unit.

Sementara itu, khusus pada hari H, jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 13.606 unit. Angka ini justru menurun sebesar 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan pada hari puncak ini menunjukkan bahwa arus mudik lebih tersebar dan tidak terfokus pada satu waktu saja.

Dalam menghadapi potensi lonjakan arus balik dari Sumatera ke Jawa, ASDP Indonesia Ferry telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah penerapan kebijakan tarif tunggal atau single tariff di Pelabuhan Bakauheni.

General Manager ASDP Bakauheni, Partogi Tamba, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut akan diberlakukan mulai 23 hingga 29 April 2026.

Melalui kebijakan ini, tidak akan ada lagi perbedaan tarif antara layanan eksekutif dan reguler, meskipun kualitas pelayanan tetap dijaga secara optimal.

Ia juga menjelaskan bahwa langkah ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan di dermaga tertentu serta membantu pemerataan distribusi arus kendaraan.

Dengan kesiapan tujuh dermaga yang beroperasi di Bakauheni, ASDP optimistis arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan terkendali.

Secara umum, peningkatan jumlah penumpang sejak H-10 menjadi sinyal positif bahwa pola perjalanan mudik masyarakat mulai berubah, dengan kecenderungan berangkat lebih awal sehingga dapat mengurangi kepadatan ekstrem saat puncak arus mudik.(*)

Tombol Google News

Tags:

PT ASDP PT ASDP Cabang Bakauheni Polda Lampung ketikmudik