KETIK, SURABAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyediakan tempat di sejumlah sekolah tingkat menengah atas yang dapat digunakan oleh para jamaah untuk transit dalam Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menyatakan disediakannya sejumlah sekolah ini sebagai bagian mendukung suksesnya pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad yang puncak peringatannya berlangsung di Stadion Gajayana Malang pada 7-8 Februari 2026.
“Kami sudah melakukan koordinasi menyeluruh, khususnya terkait persiapan-persiapan, termasuk dengan Gubernur Jatim Ibu Khofifah,” ujarnya ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat, 6 Februari 2026.
Delapan SMA/SMK termasuk dalam Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang yang dapat digunakan untuk transit jamaah rinciannya, yakni:
- SMK Negeri 2 Malang (kapasitas 1.000 jamaah, jarak ke stadion 3,4 kilometer, fasilitas kamar mandi 21 unit, masjid dan lapangan indoor)
- SMA Negeri 8 Malang (kapasitas 1.000 jamaah, jarak ke stadion 3,2 kilometer, fasilitas kamar mandi 32 unit, masjid dan lapangan indoor)
- SMK Negeri 3 Malang (kapasitas 1.500 jamaah, jarak ke stadion 1,5 kilometer, fasilitas kamar mandi 14 unit, masjid dan lapangan indoor)
- SMA Panjura (kapasitas 700 jamaah, jarak ke stadion 750 meter, fasilitas kamar mandi 10 unit, musholla)
- SMA Lab UM (kapasitas 900 jamaah, jarak ke stadion 250 meter, fasilitas kamar mandi 20 unit, masjid dan lapangan indoor)
- SMA Negeri 1 Malang (kapasitas 1.000 jamaah, jarak ke stadion 1,1 kilometer, fasilitas kamar mandi 15 unit, masjid dan lapangan voli)
- SMA Negeri 3 Malang (kapasitas 1.000 jamaah, jarak ke stadion 1,3 kilometer, fasilitas kamar mandi 15 unit, lapangan voli, lapangan basket dan mushola)
- SMA Negeri 4 Malang (kapasitas 1.000 jamaah, jarak ke stadion 1 kilometer, fasilitas kamar mandi 15 unit, lapangan voli, lapangan basket dan masjid)
Sementara itu, Kadisdik Aries Agung menyampaikan kesiapan insan pendidikan di Jawa Timur sebagai bentuk kontribusi secara aktif dalam mendukung pelaksanaan Harlah 100 Tahun NU.
Dunia pendidikan, kata dia, memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keagamaan serta persatuan yang selama ini menjadi bagian dari perjuangan NU.
“Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Jatim siap memberikan dukungan konkret bagi para peserta dan seluruh rangkaian kegiatan Harlah,” tutur mantan Pj Wali Kota Batu tersebut. (*)
