Dipilih Lewat PAW, Fathorrozi Nakhodai GP Ansor Bondowoso

27 Januari 2026 21:55 27 Jan 2026 21:55

Thumbnail Dipilih Lewat PAW, Fathorrozi Nakhodai GP Ansor Bondowoso

Ketua terpilih Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bondowoso Melalui Pergantian Antar Waktu (PAW), Fathorrozi dipercaya menakhodai organisasi hingga akhir masa jabatan (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bondowoso resmi memasuki babak kepemimpinan baru. Melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), Fathorrozi dipercaya menakhodai organisasi hingga akhir masa jabatan yang tersisa sekitar satu tahun ke depan.

Pemuda berusia 32 tahun tersebut terpilih dalam rapat pleno pemilihan PAW yang berlangsung di Graha NU Bondowoso, Selasa, 27 Januari 2026.

Dari total 24 suara pengurus harian yang sah, Fathorrozi mengantongi 20 suara, meninggalkan kandidat lain yang hanya memperoleh dua suara. Dua suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Proses PAW dilakukan menyusul dinonaktifkannya Ketua PC GP Ansor Bondowoso sebelumnya, Luluk Haryadi, yang tengah menghadapi proses hukum terkait dugaan korupsi dana hibah APBD Pemprov Jawa Timur tahun anggaran 2024.

Wakil Ketua II PC GP Ansor Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan, menyampaikan bahwa pleno PAW digelar sesuai mekanisme organisasi. Ia menekankan bahwa kepemimpinan baru dihadapkan pada tantangan besar untuk mengembalikan kepercayaan publik.

“Ketua PAW tidak hanya melanjutkan masa jabatan, tetapi juga memikul tanggung jawab moral untuk memulihkan marwah organisasi,” ujar Syaiful.

Menanggapi amanah tersebut, Fathorrozi menyatakan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal. Ia mengakui, dinamika organisasi pasca penetapan mantan ketua sebagai tersangka berdampak pada soliditas internal.

“Langkah awal kami adalah merapikan internal. Setelah itu kami akan turun ke PAC-PAC untuk memberikan penjelasan sekaligus membangun kembali kepercayaan kader dan masyarakat,” ungkapnya.

Fathorrozi juga menegaskan komitmen GP Ansor Bondowoso untuk menjunjung tinggi supremasi hukum. Ia menyatakan sikap menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang tengah berjalan di Kejaksaan Negeri Bondowoso.

“Jika ada kader atau pengurus yang dimintai keterangan, kami akan mempertimbangkan pendampingan hukum. Namun prinsip kami jelas, menghormati proses hukum,” tegasnya.

Dari tingkat wilayah, dukungan datang dari Muzammil, Wakil Ketua Bidang Koreil Tapal Kuda PW GP Ansor Jawa Timur. Ia menyatakan PW Ansor Jatim mendukung penuh kepemimpinan PAW dalam menyusun langkah strategis penataan organisasi.

“Kami mendukung upaya pembenahan kelembagaan sekaligus menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Sikap tegas juga disampaikan Ketua LBH Ansor, Jayadi. Ia menegaskan bahwa secara kelembagaan LBH Ansor mengecam segala tindakan yang mencederai nama baik organisasi. Meski demikian, ia menyatakan kesiapan membantu secara personal.

“Secara kelembagaan kami tidak mendampingi pelaku yang merusak marwah organisasi. Namun untuk kader lain yang dipanggil sebagai saksi, kami siap berkoordinasi untuk pendampingan hukum,” jelasnya.

Dengan terpilihnya Fathorrozi sebagai Ketua PAW, GP Ansor Bondowoso kini dihadapkan pada agenda penting, yakni memperkuat kembali soliditas internal, menjaga integritas organisasi, serta memulihkan kepercayaan publik di tengah proses hukum yang masih berjalan.(*)

Tombol Google News

Tags:

PAW Ansor Bondowoso Fokus Benahi Internal Fokus Benahi Integritas Ansor Bondowoso